"Benar (ditutup sementara), itu tadi pagi kami dapat laporan dari desa dan dari pengelola bahwa untuk sementara Kalisuci ditutup karena meluap," kata Kabid Pengembangan Produk Wisata Dispar Gunungkidul, Supartono saat dihubungi detikcom, Jumat (12/1/2018).
Menurutnya, Cave Tubing Kalisuci terpaksa ditutup sementara karena volume air hampir penuh. Dia menduga air tersebut berasal dari wilayah Gunungkidul bagian utara yang memang diguyur hujan deras pada Kamis (11/1/2018) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penutupan sementara Cave Tubing Kalisuci ini bukan yang pertama kali. Destinasi wisata susur goa ini juga ditutup sementara karena banjir akhir November 2017 lalu. Baru pada saat menjelang pergantian tahun kemarin obyek wisata ini kembali dibuka.
"Kalau nanti sudah surut akan kami cek di sana apakah kondisinya bersih atau tidak. Yang dulu (banjir Bulan November) agak lama (pembersihannya) karena banjirnya membawa lumpur," jelasnya.
"Kemudian kalau ada sampah dan sebagainya di sana, itu mungkin membutuhkan waktu yang cukup lama (untuk dibersihkan). Tapi nanti akan kita koordinasikan. Setelah surut akan kita lihat kondisinya bagaimana," lanjutnya.
Supartono belum bisa memastikan sampai kapan Cave Tubing Kalisuci ditutup. Namun pihaknya berjanji setelah Cave Tubing Kalisuci dibersihkan, obyek wisata susur goa ini akan segera kembali dibuka.
"Cuma ketika dibuka itu nanti kita lihat juga kondisinya. Ketika banjir kita tutup, kalau airnya cukup aman kemudian kita buka," ucapnya.
"Untuk wisatawan kalau mau (berwisata) ke susur-susur goa di Gunungkidul sebaiknya hubungi pokdarwis atau dinas. Untuk memastikan (kondisi) yang ada di destinasi susur goa itu bagaimana," pungkas dia. (sip/sip)











































