"Jadi ada dua kapal yakni Kapal Puji Barokah dan satu kapal tanpa nama pagi tadi berangkat melaut beriringan. Kedua kapal berjarak sekitar lima meteran," kata Kepala BPBD Pemalang, Wismo saat dihubungi detikcom, Kamis (11/1/2018).
Dua kapal tersebut adalah Kapal Puji Barokah yang diawaki oleh Kusnoto, Tahari dan Waryono dan kapal tanpa nama milik Rapi'i diawaki oleh Rapi'i, Dulraip, Sardino, dan Makrudin berangkat beriringan menuju laut. Posisi kapal milik Rapi'i berada di depan berjarak sekitar 5 meter dari Kapal Puji Barokah untuk mengambil jaring di laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasat Polairud Polres Pemalang AKP Nardi menambahkan kedua kapal yang dihantam ombak dan sama-sama mengalami kerusakan. Meereka kemudian berniat untuk berbelok kembali menuju daratan.
Namun nahas, saat hendak putar haluan kapal milik Rapi'i tersebut kembali diterjang ombak. Kapal tersebut akhirnya terbalik dan pecah.
"Satu kapal tidak bisa kembali ke daratan yakni kapal milik Rapi'i. ABK atas nama Sardino dan Makrudin berhasil menyelamatkan diri sedangkan Rapi'i dan Dulraip belum ditemukan," kata Nardi.
Menurut Nardi, kapal Puji Barokah yang di nahkodai Kusnoto, walaupun dalam kondisi bocor berhasil mencapai daratan. Nahkoda maupun ABK selamat. Sedangkan kapal milik Rapi'i sebelum sampai daratan sudah tenggelam karena besarnya ombak yang menghantam kapalnya.
"Korban kapal tenggelam yakni Rapi'i dan Dulraip masih hilang dan saat ini masih dalam pencarian," tuturnya.
Rafi'i bin Jaswan (60) dam Dulraip (47)merupakan warga Dukuh Pejarakan Rt 20 Rw 08 Desa Danasari, Pemalang.
Sementara itu satu abk yakni Sardino bin Rapi'i (35) terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit Prima Medika karena mengalami luka-luka.
Kondisi gelombang di perairan Pemalang masih cukup tinggi, sehingga menyulitkan upaya pencarian kedua korban.
"Untuk saat ini tinggi gelombang masih berkisar 2-3 meter sehingga menyulitkan petugas untuk mencari korban dan kapal yang tenggelam. Namun demikian kita tetap berupaya sekuat tenaga mencari korbannya," jelasnya.
Kapal Puji Barokah milik Kusnoto (40) warga Dukuh Pejarakan Rt 19 Rw 08 Desa Danasari sendiri bisa diselamatkan dan mendarat dengan dibantu oleh warga bersama petugas. (sip/sip)











































