"Ada 3 orang pria yang diamankan, dibawa ke Mapolres," kata Kabag Ops Polres Kulon Progo, Kompol Sudarmawan, ditemui di lokasi pembebasan lahan di Dusun Kepek, Desa Glagah, Kecamatan Temon, Selasa (9/1/2018).
Informasi yang berhasil dihimpun detikcom, kericuhan berawal sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas dari PT Angkasa Pura I Yogyakarta dikawal ketat ratusan aparat keamanan gabungan hendak meratakan tanaman milik warga di Dusun Kepek yang disebut telah mengikuti proses konsinyasi di pengadilan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang diamankan diduga kuat sebagai provokator, dia memprovokasi warga dan mahasiswa untuk melawan," jelasnya.
Diakuinya, sejak awal dia telah menekankan kepada personelnya agar mengutamakan upaya preventif dalam pengamanan proses pembebasan lahan bandara.
"Kita lokalisir area, tak hanya mengamankan Angkasa Pura, tapi juga warga dan aktivis agar tidak terluka terkena alat berat atau pohon tumbang. Jika ada yang melawan, kita lokalisir agar menjauh, jika melanggar pidana, kita tangkap," ungkaptnya.
Aparat keamanan gabungan yang dilibatkan dalam tahap pembebasan lahan 16 bidang di hari kedua ini sekitar 200 personel dari unsur polisi, TNI, dan Satpol PP. (bgs/bgs)











































