Pembebasan Lahan Bandara Kulon Progo Kembali Ricuh

Pembebasan Lahan Bandara Kulon Progo Kembali Ricuh

Ristu Hanafi - detikNews
Selasa, 09 Jan 2018 11:39 WIB
Pembebasan Lahan Bandara Kulon Progo Kembali Ricuh
Foto: Istimewa/detikcom
kulon progo - Proses pembebasan lahan lokasi Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) Kulon Progo, hari ini dilanjutkan. Pembebasan lahan di Kecamatan Temon itu kembali diwarnai kericuhan. Tiga orang aktivis diamankan kepolisian.

"Ada 3 orang pria yang diamankan, dibawa ke Mapolres," kata Kabag Ops Polres Kulon Progo, Kompol Sudarmawan, ditemui di lokasi pembebasan lahan di Dusun Kepek, Desa Glagah, Kecamatan Temon, Selasa (9/1/2018).

Informasi yang berhasil dihimpun detikcom, kericuhan berawal sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas dari PT Angkasa Pura I Yogyakarta dikawal ketat ratusan aparat keamanan gabungan hendak meratakan tanaman milik warga di Dusun Kepek yang disebut telah mengikuti proses konsinyasi di pengadilan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga penolak proyek bandara dan aktivis dari relawan serta mahasiswa menghadang gerak 2 unit backhoe. Sempat terjadi adu mulut dan aksi saling dorong.

"Yang diamankan diduga kuat sebagai provokator, dia memprovokasi warga dan mahasiswa untuk melawan," jelasnya.

Diakuinya, sejak awal dia telah menekankan kepada personelnya agar mengutamakan upaya preventif dalam pengamanan proses pembebasan lahan bandara.

"Kita lokalisir area, tak hanya mengamankan Angkasa Pura, tapi juga warga dan aktivis agar tidak terluka terkena alat berat atau pohon tumbang. Jika ada yang melawan, kita lokalisir agar menjauh, jika melanggar pidana, kita tangkap," ungkaptnya.

Aparat keamanan gabungan yang dilibatkan dalam tahap pembebasan lahan 16 bidang di hari kedua ini sekitar 200 personel dari unsur polisi, TNI, dan Satpol PP. (bgs/bgs)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads