Warga Kulon Progo Hadang Pembebasan Lahan NYIA

Warga Kulon Progo Hadang Pembebasan Lahan NYIA

Ristu Hanafi - detikNews
Senin, 08 Jan 2018 13:25 WIB
Warga Kulon Progo Hadang Pembebasan Lahan NYIA
Foto: Ristu Hanafi/detikcom
kulon progo - PT Angkasa Pura (AP) I Yogyakarta melanjutkan proses land clearing atau pembebasan lahan lokasi pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo. Warga melakukan perlawanan karena merasa belum melepas hak tanah mereka untuk dibangun bandara.

Pantauan di lapangan, proses pembebasan lahan berlangsung di Desa Palihan. Dua unit backhoe dikerahkan untuk meratakan bangunan dan tanaman milik warga yang telah mengikuti proses konsinyasi di pengadilan. Tampak aparat keamanan mengawal jalannya proses pembebasan lahan tersebut.
Pembebsan lahan bandara Kulon ProgoPembebsan lahan bandara Kulon Progo Foto: Ristu Hanafi/detikcom

Sesampai di salah satu lahan warga di Dusun Kragon II, Palihan, suasana sempat memanas. Warga dan relawan menghadang backhoe yang tengah merobohkan tanaman. Di sekitar lokasi itu juga terpasang sejumlah poster yang intinya penolakan terhadap proyek Bandara NYIA.

Terlihat penambahan personel Sabhara Polres Kulon Progo untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini belum dijual, tidak akan dijual, saya punya sertifikat ini bukti lahan saya," teriak seorang warga, Senin (8/1/2018).

"Iso moco ora (bisa baca poster yang terpasang tidak)," sahut warga lainnya.

Di sebuah rumah dekat lahan itu, masih tampak penghuninya. AP I sebelumnya menjanjikan tidak akan mengosongkan lahan yang masih berpenghuni.

Sempat adu mulut, warga dan petugas AP I akhirnya bernegosiasi namun berjalan alot. Tidak ditemui kesepakatan antara kedua belah pihak. AP I memutuskan menarik mundur petugasnya dan menunda sementara proses pembebasan lahan.

(bgs/bgs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini