"Dan hari ini rumah kembali roboh," ujar Kepala BPBD Banjarnegara Arief Rahman saat dihubungi wartawan, Jumat (5/1/2018).
Arief menjelaskan peristiwa ini awalnya terjadi pada Kamis (4/1) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu tembok rumah bagian dalam ambruk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam kejadian ini tidak menyebabkan korban jiwa. Namun kerusakan rumah hingga 75 persen," sebutnya.
Untuk evakuasi, tim yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri dan warga setempat membersihkan puing-puing bangunan. Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat sekitar untuk lebih waspada dengan adanya tanah gerak.
"Apalagi sampai saat ini intensitas hujan masih tinggi. Jadi warga tetap waspada," tuturnya. (sip/sip)











































