DetikNews
Rabu 03 Januari 2018, 17:05 WIB

Dampak Pembangunan Overpass, Trotoar di Solo Ini Jadi Selebar 50 Cm

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Dampak Pembangunan Overpass, Trotoar di Solo Ini Jadi Selebar 50 Cm Trotoar yang berada di sisi timur Jalan Moewardi. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
Solo - Sebagai bagian dari pembangunan overpass di Manahan, Solo, sejumlah penataan dilakukan. Salah satu penataan yang dilakukan ialah memperlebar jalan di Jalan Moewardi dan Jalan Yosodipuro. Akibatnya, trotoar di jalan tersebut harus dipangkas sehingga menjadi sempit.

Overpass Manahan akan mulai dibangun tahun ini. Penataan sarana pendukung dilakukan dengan memperlebar badan Jalan Moewardi dan Jalan Yosodipuro. Pantauan detikcom, trotoar di sisi barat dan sebagian di sisi timur Jalan Moewardi hanya selebar 50 cm. Hanya cukup dilewati oleh satu orang.

Pegiat kota dari Yayasan Kota Kita, Fuad Jamil, menilai trotoar tersebut tidak memenuhi hak pejalan kaki. Dia berharap pemerintah mengembalikan ukuran trotoar seperti semula.

"Pastinya tidak nyaman. Paling tidak kan bisa untuk lewat dua orang. Selain itu kan juga tidak ramah difabel," kata Fuad, Rabu (3/1/2018).

Dampak Pembangunan Overpass, Trotoar di Solo Ini Jadi Selebar 50 CmTrotoar di sisi barat Jalan Moewardi yang berbatasan dengan lahan warga. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

Menurutnya, pemangkasan trotoar guna kepentingan pembangunan overpass ialah pilihan yang kurang bijaksana. Sebab, pengguna jalan bukan hanya para pengendara kendaraan bermotor.

"Kan ada pejalan kaki, termasuk juga pesepeda. Kalau harus naik kan butuh tenaga lebih dan kurang aman," tuturnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Surakarta, Nur Basuki, mengatakan pemangkasan trotoar disesuaikan dengan desain overpass yang dibuat pemerintah pusat.

Dampak Pembangunan Overpass, Trotoar di Solo Ini Jadi Selebar 50 CmTrotoar yang berada di sekitar Lapangan Kottabarat. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom)

Lebar Jalan Moewardi yang sebelumnya 10 meter, kini diperlebar hingga 15 meter. Lebar jalan tersebut nantinya dibagi untuk overpass selebar 9 meter dan sisanya untuk jalan di bawah kanan-kiri overpass.

"Kalau trotoarnya diperlebar nanti harus membebaskan lahan milik warga. Kalau trotoar yang di sisi timur (sekitar Lapangan Kottabarat) kan sudah sesuai ukurannya karena tidak perlu pembebasan lahan," ujar dia.

Selain untuk mengakomodasi kebutuhan pejalan kaki, menurutnya trotoar yang sempit tersebut juga berfungsi sebagai pembatas antara rumah warga dengan jalan raya.

"Jadi pemilik rumah di sekitar lokasi itu kalau keluar rumah tidak langsung berbatasan dengan jalan. Ini juga untuk menjaga keselamatan pemilik rumah," tutupnya.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed