Ketujuh napi ini merupakan napi narkoba pindahan dari LP Cipinang, yang baru enam bulan menempati Lapas Kota Pekalongan. Mereka kabur dengan cara melompati pagar dinding belakang Lapas dengan memanfatkan layos besi tenda.
Petugas Lapas bersama petugas Polres Pekalongan, langsung menyisir bagian belakang lapas yang berupa rawa. Hasil penyisiran, 4 napi berhasil diamankan di rawa, 1 napi menyerahkan diri, sedangkan 2 napi lainnya diduga masih bersembunyi di rawa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu napi yang berhasil ditangkap kembali, Farial asal Jakarta, mengaku pelarian ketujuh napi tersebut telah direncanakan sejak awal.
"Kita gunakan layos untuk memanjat dinding, kemudian melompat," ujar dia setelah ditangkap kembali.
Kepala Lapas II A Kota Pekalongan, M Hilal, hingga kini belum memberikan keterangan. Beberapakali awak media untuk menghubungi melalui nomor ponsel tidak bisa dibubungi. (mbr/mbr)











































