DetikNews
Jumat 22 Desember 2017, 12:07 WIB

Atraksi Moge di Hari Ibu, Polwan Cantik ini Bikin Salah Fokus

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Atraksi Moge di Hari Ibu, Polwan Cantik ini Bikin Salah Fokus Polwan-polwan beratraksi naik moge di Semarang. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang - Hari Ibu yang jatuh hari ini diperingati dengan berbagai kegiatan di Balai Kota Semarang. Namun ada yang menarik perhatian yaitu atraksi 3 Polwan cantik bermanuver menggunakan motor gede (Moge).

Acara diawali dengan upacara yang diikuti para pegawai negeri sipil perempuan yang menggunakan kebaya. Polisi, satpol PP, Pemadam Kebakaran yang ikut upacara pun semua wanita.

Setelah upacara selesai, barulah memasuki sesi pertunjukan yaitu atraksi 3 polwan cantik dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah. Mengendarai moge Victory bermesin 1800 cc dan bobot 450 kg, tubuh mungil para Polwan itu ternyata cukup lincah meliuk-liukkan motor melewati traffic cone.

Ada berbagai atraksi diantaranya zigzag, melaju angka 8, berputar, dan sikap hormat sambil berdiri. Bahkan polwan dengan tubuh paling kecil, Bribda Desi Ayu bermanuver dengan posisi bersimpuh di jok motor.

Polwan-polwan beratraksi naik moge di Semarang.Polwan-polwan beratraksi naik moge di Semarang. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom

"Ini latihannya 1 tahun. Ini ya kita tinggal nglemesin lagi sebelum tampil," kata Desi usai upacara berlangsung, Jumat (22/12/2017).

Atraksi Moge di Hari Ibu, Polwan Cantik ini Bikin Salah FokusPolwan-polwan beratraksi naik moge di Semarang. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom

Tiga Polwan itu ternyata cukup menarik perhatian tamu atau undangan upacara, mereka diajak foto tidak hanya oleh laki-laki tapi juga para ibu-ibu yang hadir. Selain Desi, dua temannya adalah Bribda Anik Setyaningrum dan Bribda Resti Eva.

"Waktu latihan sering jatuh tapi nggak kapok," tambah Anik.

Polwan-polwan yang beratraksi naik moge di Semarang.Polwan-polwan yang beratraksi naik moge di Semarang. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Selain aksi para Polwan, ada juga aksi pengemudi perempuan yang mengemudikan bus tingkat Si Kenang dan mobil derek milik Dishub Kota Semarang.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Ita mengatakan dirinya ingin memperlihatkan kesetaraan seorang ibu di peringatan Hari Ibu ke-89 ini. Meski demikian ia menegaskan kodrat perempuan tetap harus menghormati suami.

"Ingin buktikan perempuan di Kota Semarang sangat luar biasa. Tapi kodratnya tetap ibu rumah tangga. Tetap dorong dan support kaum laki-laki," kata Ita.

Rangkaian acara ditutup dengan berbagai kendaraan yang dikemudikan perempuan itu keliling jalan tidak jauh dari Balai Kota Semarang.
(alg/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed