"Kita lakukan pencarian di hari kedua, kembali sisir sepanjang aliran sungai radius 3 km dari titik korban dilaporkan tenggelam," kata Komandan Rescuer Basarnas DIY, Arif Rahman, di lokasi pencarian, Jumat (22/12/2017).
Dalam pencarian ini, Basarnas bersama Potensi SAR DIY mengerahkan 16 personel yang dibagi dalam 2 tim. Satu tim menyisir sungai memakai perahu karet, dan satu tim menyisir manual berenang dan jalan kaki di bantaran sungai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi lokasi yang diguyur hujan dan derasnya arus sungai diakuinya cukup menjadi kendala. Air sungai yang keruh dan kedalaman sungai hampir 2 meter juga cukup mengganggu visual pencarian.
"Sesuai prosedur, kita hari ini mencari korban sampai satu jam sebelum matahari terbenam," imbuhnya.
Sebelumnya, AG bersama AR, nekat lompat ke Sungai Serang untuk kabur dari penggerebekan sabung ayam oleh Polsek Panjatan. Lokasi penggerebekan di salah satu rumah penduduk Padukuhan Bojong II berjarak sekitar 50 meter dari sungai.
AR berhasil diamankan polisi kemarin sore ketika berenang ke tepi sungai. Sedangkan AG, dilaporkan hanyut tenggelam karena diduga tidak bisa berenang.
Untuk kasus sabung ayam sendiri, polisi masih menyelidikinya dan belum ada yang dijadikan tersangka. Saat penggerebekan, diduga pelaku sabung ayam lebih dari 2 orang yang berhasil kabur.
"Proses pencarian AG berlangsung sejak kemarin sore hingga malam. Hari ini dilanjutkan," kata Kapolsek Panjatan AKP Gunardi Tejamurti. (sip/sip)











































