Kelimanya warga Jumoyo itu diketahui memang berprofesi sebagai penambang manual dan masih berusia muda. "Kelimanya warga saya, masih muda-muda itu. Usia sekitar 25-30 tahun" jelas Kepala Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Sungkono kepada detikcom, di RSUD Muntilan.
Baca juga: Penambang Pasir Tewas Tertimbun Longsor di Magelang Menjadi 8 Orang
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebetulan di lokasi itu tadi malam longsor sehingga pasirnya menumpuk. Kelimanya bersama penambang lain kemudian mau mengangkut pasir itu pagi jam 10 pagi," ungkap Sungkono.
Ketika mereka mengambil pasir hasil longsoran, tiba-tiba tebing kembali mengalami longsor susulan. Mereka kemudian tertimbun material pasir dan batu dari tebing setinggi 25 meter tersebut.
Salah satu tokoh masyarakat Dusun Kemburan, Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Mugiyono menambahkan, kelima pemuda tersebut ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
"Kelimanya antara lain Tri Yuni, Zaenudin, Mat Haedi, Iwan, Heri," terang Mugiyono. (mbr/mbr)