DetikNews
Jumat 15 Desember 2017, 13:22 WIB

Satu Warga Positif Difteri, Batang Nyatakan Waspada Dini

Robby Bernardi - detikNews
Satu Warga Positif Difteri, Batang Nyatakan Waspada Dini Foto: Robby Bernardi/detikcom
batang - Satu warga dinyatakan positif difteri, Kabupaten Batang menetapkan status waspada dini. Satu warga yang positif difteri ini, sekarang masih dirawat di ruang isolasi RS Kariadi, Semarang.

Warga yang positif difteri berjenis kelamin perempuan umur 6 tahun, berinisial KS itu adalah warga Desa Banyuputih.

"Satu warga positif, dengan diagnoasa Tonsilitis difteri
(Difteri ringan), sehingga Pemerintah Kabupaten Batang hanya menetapkan status waspada dini," kata Kepala Dinas Kesehatan Batang, dr Hidayah Basbeth saat konferensi pers di Bagian Humas Setda Batang, Jumat (15/12).

Dia mengatakan penderita tersebut masuk tanggal (12/12) dan dinyatakan positif difteria ringan. Sekarang masih dalam ruang isolasi dan mendapat imunisasi secara lengkap.

"Dokter yang merawat berkeyakinan selamat dengan mematikan kuman difterinya yang kurang lebih sampai dua minggu." kata dia.

Menurut Hidayah di Kabupaten Batang pada awalnya terdapat dua suspect difteri. Namun penderita kedua berinisial HA, lakiā€“laki umur 14 tahun dari Gringsing ternyata negatif.

"Dia sekarang masih di rawat di Rumah Sakit Tugu Rejo Semarang, " katanya.

Atas temuan tersebut lanjut dia, Pemkab Batang menindaklanjuti penyelidikan epidemiologi di sekitar lingkungan.

"Kita selidiki dari mana dia datangnya difteri, dan di desa tersebut tidak ada yang sakit, difteri kemungkinan diduga dari Cilacap, karena penderita tersebut bepergian ke Cilacap." kata Hidayah.

Sebagai langkah antisipasi berikutnya, pemkab akan memberikan imunisasi tambahan atau imunisasi ulang kepada penderita KS yaitu ORI (Outbreak Respons Immunization), dan semua orang yang ada di desa penderita atau orang yang kontak dengan penderita, akan di berikan imunisasi.

"Hari ini sudah mulai memberikan imunisasi, untuk umur kurang dari 5 tahun diberikan vaksin DPT, HB, HIB dan untuk umur 5 tahun sampai 7 tahun vaksin DT, umur 7 tahun sampai dewasa diberikan TD supaya tahan terhadap kuman difteri." kata Hidayah.

Dia menambahkan karena di Batang hanya ada satu temuan penderita difteri ringan jadi belum menetapkan status KLB.

"Hanya statusnya waspada dini karena kontak di sekitarnya tidak ada yang menderita difteri," pungkas dia.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed