DetikNews
Selasa 12 Desember 2017, 12:21 WIB

Sejumlah Kebutuhan Pokok Mulai Merangkak Naik di Bantul

Usman Hadi - detikNews
Sejumlah Kebutuhan Pokok Mulai Merangkak Naik di Bantul Foto: Usman Hadi/detikcom
bantul - Sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Bantul mulai merangkak naik. Kenaikan harga ini diketahui setelah pemkab bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY melakukan monitoring jelang natal dan tahun baru 2018.

Beberapa bahan pangan yang terpantau naik seperti telur ayam, daging ayam, beras dan beberapa sayuran seperti cabai. Namun ada pula beberapa barang kebutuhan lainnya yang tidak memgalami kenaikan atau stabil.

Telur ayam pada minggu lalu harganya Rp 18 ribu per kilogram, sekarang jadi Rp 23 ribu per kilogram. Kemudian daging ayam kampung awalnya Rp 55 ribu/kg, sekarang naik jadi Rp 60 ribu/kg.

"Daging ayam potong minggu lalu harganya Rp 31 ribu per kg sekarang jadi Rp 32 ribu per kg," kata Kabag Administrasi Perekonomian Setda Bantul, Supriyanto Widodo kepada wartawan seusai memantau harga di Pasar Bantul, Selasa (12/12/2017).

Selain telur dan daging ayam, lanjut Widodo, pihaknya juga menemukan kenaikan harga beras IR 2 yang awalnya Rp 9 ribu/kg saat ini menjadi Rp 10 ribu/kg. Beras menthik wangi juga naik dari Rp 11 ribu/kg menjadi Rp 12 ribu/kg.

"Cabai merah besar awalnya Rp 30 ribu sekarang Rp 35 ribu per kg. Cabai merah keriting dari Rp 20 ribu sekarang Rp 27 ribu per kg. Kemudian Gurami awalnya Rp 38 ribu sekarang Rp 40 ribu per kg," imbuhnya.

Walaupun sejumlah kebutuhan mulai merangkak naik, kata Widodo, sebagian harga bahan pangan masih stabil. Seperti gula pasir, minyak goreng curah sawit, daging sapi kualitas 1 dan 2 terpantau belum ada kenaikan harga.

"Bahkan bawang merah besar justru turun, minggu lalu harganya Rp 22 ribu per kilogram sekarang menjadi Rp 18 ribu per kilogram," jelasnya.

Kabag Analisa Kebijakan Produktivitas, Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam DIY, Deden Rohana Wati menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan harga di sejumlah tempat. Kebijakan ini diambil untuk mengetahui kondisi harga di pasaran.

"Tentunya akan selalu kita pantau. Untuk pasokan kebutuhan pokok di DIY, Insya Allah masih aman, masih mencukupi," pungkas dia.
(bgs/bgs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed