"Mereka membubarkan diri, arus lalu lintas kembali normal," kata Kapolsek Depok Timur, Kompol Novita Eka Sari ditemui detikcom di depan kantor AP I Yogya, Sabtu (9/12/2017).
Massa yang tergabung dalam jaringan solidaritas Aliansi Tolak Bandara Kulon Progo berdemo sejak pukul 10.00 WIB tadi. Sempat berorasi bergantian di depan kantor AP I menyuarakan penolakan proyek pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) Kulon Progo, massa tercatat dua kali terlibat saling dorong dengan petugas keamanan AP I di depan pintu gerbang. Massa menuntut masuk untuk bertemu General Manager AP I Yogya. Akibat saling dorong, pintu gerbang kantor AP I mengalami kerusakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi mereka ngotot ingin bertemu General Manager AP I dan menuntut mengeluarkan statement menghentikan proyek bandara saat itu juga," jelas Novita.
Merasa tuntutannya tak terpenuhi, massa kemudian memblokir sebagian ruas jalan di depan kantor AP I dari arah timur (Solo). Kemacetan parah terjadi saat aksi blokir jalan berlangsung. Detikcom mencatat dua kali aksi blokir jalan masing-masing selama sekitar 30 menit. Menurut penuturan petugas polantas Pos Polisi Simpang Bandara Adisutjipto, kemacetan mengular lebih dari 5 km dari arah timur.
Meski demikian, Novita menambahkan, aksi demo masih tergolong kondusif.
"Jika blokir jalan secara total, pasti akan kita beri tindakan karena menganggu arus lalu lintas. Tadi sifatnya kita mengamankan aksi demo, asalkan berjalan sesuai aturan. Untuk kerusakan pintu gerbang kantor AP I, kita masih koordinasi dengan pihak AP I," imbuh Novita.
Salah seorang petugas AP I, membenarkan pimpinan tidak ada di kantor karena tengah bertugas di luar.
"Tadi ada perwakilan pimpinan dan bagian humas sudah menemui massa, bernegosiasi," ujarnya. (sip/sip)











































