"Tadi pagi, sekitar jam 06.30 WIB ada seorang penambang pasir yang pertama kali menemukannya," kata Kapolsek Cangkringan, AKP Sutarman ketika dihubungi detikcom, Jumat (8/12/2017).
Dijelaskan oleh Sutarman, saat itu saksi Murdiwanto bersama seorang rekannya berniat berangkat menambang pasir di Kali Kuning. Ketika sampai di pinggir kali, dia melihat seorang pria dalam posisi tidur di sebelah motor di jalan masuk ke Kali Kuning. Saat saksi menyapanya, korban hanya terdiam dan ketika didekati terlihat semut mengerubuti tubuh korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setiba di lokasi, polisi langsung melakukan olah TKP. Menurut Sutarman, di kepala korban terdapat bercak darah. Namun dugaan sementara polisi, korban mengendarai motor terjatuh dan kepalanya terbentur.
"Itu dugaan sementara, karena tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Barang berharga yang dibawa korban juga masih utuh, ada kalung, dompet, surat-surat, dan uang tunai sekitar Rp 3 juta," imbuhnya.
Dalam olah TKP yang dilakukan oleh tim Inafis Polres Sleman, korban diduga tewas sekitar 6-12 jam sebelum ditemukan. Jasad korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara guna pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga telah menghubungi pihak keluarga korban. (sip/mbr)










































