Di Jateng Ada Pabrik PCC, Gubernur Ganjar Ingin Aktifkan Ronda Lagi

Usman Hadi - detikNews
Selasa, 05 Des 2017 21:08 WIB
Ganjar Pranowo (Foto: Usman Hadi/detikcom)
Yogyakarta - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, angkat suara terkait kasus penggrebekan pabrik PCC di sejumlah tempat di Jawa Tengah. Untuk mengantisipasi hal serupa agar tak terulang, pihaknya berencana menghidupkan kembali ronda di tingkat RT dan RW.

"RT, RW penting lagi untuk kita aktifkan. Saya sudah sampaikan kepada seluruh jajaran saya agar diadakan patroli," kata Ganjar kepada wartawan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (5/12/2017).

Menurutnya, sangat penting peran masyarakat dalam meminimalisir kejahatan. RT dan RW, kata Ganjar, harus proaktif melapor ke penegak hukum bila ditemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.

"Kalau sesuatu itu mencurigakan segera dilaporkan kepada kita. Karena kita agak terkejut betul rumah-rumah pribadi dipakai untuk hal-hal yang seperti itu (pabrik PCC)," ungkapnya.

Walaupun mendorong kegiatan ronda atau patroli diaktifkan kembali, Ganjar meminta aktivitas ronda tersebut jangan sampai meresahkan masyarakat. Dia meminta ronda tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.

"Setelah kita melihat kejadian di Banyumas, di Solo sama di Semarang, kayaknya kita perlu patroli sekarang," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, BNN dan Polda Jateng berhasil mengungkap keberadaan pabrik PCC di Semarang dan Solo, Minggu (3/12). Ada 20 tersangka yang ditetapkan pasca penggrebekan tersebut. (mbr/mbr)