"Total ada 11 (jembatan) rusak," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Gunungkidul, Edy Praptono saat dihubungi wartawan, Selasa (5/12/2017).
Menurutnya untuk memperbaiki jembatan yang terputus maupun anjlok, paling tidak dibutuhkan dana sekitar Rp 30,9 miliar. Rencana biaya perbaikan akan dianggarkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena pembangunan jembatan membutuhkan waktu agak lama, kata Edy, sementara ini pihaknya akan akan membangun bronjong. Bronjong ini setidaknya menelan anggaran Rp 1,2 miliar yang rencananya diambil dari dana tanggap darurat.
"Yang terpenting warga bisa melewati sungai dengan aman," tuturnya.
Tak hanya jembatan, lanjut Edy, ada sembilan ruas jalan di Gunungkidul rusak akibat banjir dan longsor. Setidaknya untuk biaya perbaikan kesembilan ruas jalan ini dibutuhkan sekitar Rp 6,5 miliar.
"Kalau untuk jalan nasional seperti Jalan Yogyakarta-Wonosari (wewenangnya) Satker Jalan Nasional," pungkas dia. (sip/sip)











































