Kepala BNN, Komjen Budi Waseso mengatakan produksi para tersangka sudah profesional karena menggunakan mesin canggih dan juga memasang kedap suara untuk menyamarkan kegiatan di sana.
Video penampakan rumah dan bagian dalamnya bisa disaksikan di bawah:
"Ini bukan tidak profesional. Di dalam mesin cetak canggih sudah khusus, kedap suara. Jadi di sini tidak kena (suaranya), tertutup," kata Buwas di lokasi, Jalan Halmahera Raya, Kota Semarang, Senin (4/12/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Salah seorang penjaga keamanan di perumahan tersebut, Mulyono (41) mengatakan kegiatan di rumah tersebut sangat tertutup. Setiap ada mobil masuk, gerbang langsung ditutup. Ia pernah menanyai satu pekerja yang keluar rumah dan diakui di dalam rumah itu produksi roti.
"Aktivitasnya katanya mau dibuat roti. Kalau keluar masuk pintu langsung ditutup," ujar Mulyono kemarin.
Untuk diketahui, pabrik PCC tersebut mampu memproduksi 9 juta butir pil PCC dan Dextro setiap harinya. Ada 13 tersangka yang diamankan dalam pengungkapan tersebut. (alg/sip)