Rumah Warga Terdampak Proyek Bandara Kulon Progo Dibongkar Petugas

ADVERTISEMENT

Rumah Warga Terdampak Proyek Bandara Kulon Progo Dibongkar Petugas

Ristu Hanafi - detikNews
Senin, 04 Des 2017 10:57 WIB
Pembongkaran paksa rumah warga untuk proyek NYIA. (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)
Kulon Progo - Dengan penjagaan ketat, petugas merobohkan rumah-rumah warga terdampak proyek pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulon Progo, DIY. Ratusan aparat TNI/Polri diturunkan karena warga menolak menyerahkan asetnya.

Kapolres Kulon Progo AKBP, Irfan Rifai, memimpin langsung pengamanan proses perobohan rumah warga terdampak proyek New Yogyakarta International Airport (NYIA) oleh PT Angkasa Pura I.

"Kita di sini mengamankan jalannya program pemerintah, proyek bandara ini merupakan proyek strategis nasional," kata Irfan, ketika memimpin apel pengamanan di Desa Glagah, Kecamatan Temon, Senin (4/12/2017).

 Rumah Warga Terdampak Proyek Bandara Kulon Progo Dibongkar DipaksaPembongkaran dilakukan paksa karena ada penolakan warga. (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)

Dijelaskannya, proses perobohan rumah warga telah berlangsung sejak pekan lalu. Dari total 42 rumah, saat ini tinggal 28 rumah di dua desa, yakni Desa Glagah dan Palihan.

"Kegiatan hari ini lanjutan land clearing pembangunan Bandara Kulon Progo oleh Angkasa Pura. Sudah ada 14 rumah yang penghuninya telah mengosongkan rumahnya," jelasnya.

Dalam pengamanan perobohan rumah, petugas gabungan yang dilibatkan sekitar 264 personel, dari unsur polisi, TNI, Satpol PP, TP4D kejaksaan.

Dalam pengamanan, Irfan menegaskan sesuai pesan Kapolda DIY hal yang diutamakan adalah langkah preventif jika di lapangan masih ada penolakan dari masyarakat.

"Kita berharap proses proses ini berjalan lancar," imbuhnya. (mbr/mbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT