Lokasi semburan berada di Desa Binangun, Kecamatan Butuh, Purworejo. Hingga Sabtu (2/12/2017) malam, api masih terlihat menyala dari lubang tersebut.
Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Purworejo, Sigit Ahmad Basuki, yang dihubungi detikcom mengatakan semburan dari dalam tanah yang diduga adalah gas tersebut terjadi di Desa Binangun, saat dilakukan pengeboran sumur untuk pertanian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awalnya warga melakukan pengeboran sejumlah 7 titik pengeboran. Pada titik terakhir yakni lubang ke 7, dengan kedalaman sekitar 10 meter pengebor curiga karena lubang mengeluarkan buih.
Api menyala di lokasi semburan gas Foto: Rinto Heksantoro/detikcom |
Meski curiga kata dia, pengeboran tetap dilanjutkan hingga kedalaman mencapai 18 meter. Hingga Sabtu petang, akhirnya pengeboran dihentikan sementara karena buih yang muncul dari lubang tanah itu tidak juga menghilang.
"Karena buihnya nggak hilang-hilang dan semakin curiga, akhirnya salah seorang warga menyulut lubang itu dengan korek api dan ternyata api langsung menyembur dari dalam lubang itu," kata Sigit.
Peristiwa itu pun akhirnya dilaporkan kepada pihak desa dan Kecamatan serta dilakukan konsultasi dengan pihak ESDM. Api yang keluar dari lubang berdiameter sekitar 5 centimeter itu masih terus menyala hingga Sabtu malam. Bahkan ketinggian api di atas lubang bisa mencapai lebih dari 1 meter.
(bgs/bgs)











































Api menyala di lokasi semburan gas Foto: Rinto Heksantoro/detikcom