Sultan HB X Lakukan Jejak Beteng, Batu Bata Pun Jadi Rebutan Warga

Edzan Raharjo - detikNews
Kamis, 30 Nov 2017 23:51 WIB
Foto: Edzan Raharjo/detikcom
Yogyakarta - Raja Kraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X melaksanakan tradisi jejak beteng. Jejak beteng ini hanya ada 8 tahun sekali yakni setiap tahun Dal berdasarkan kalender Jawa.

Batu bata yang telah dijejak atau ditendang oleh Sultan pun menjadi rebutan ribuan warga. Jejak beteng ini dilakukan di beteng pintu selatan Masjid Besar Kauman. Sebelumnya Sultan HB X melaksanakan tradisi nyebar udhik-udhik, kemudian masuk ke masjid untuk mengikuti pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW. Selelah itu, Sultan HB X melaksanakan tradisi jejak beteng.
.
"Tadi saya lihat Sultan menendang batu bata, ini hanya ada pas tahun Dal. Saya dapat satu bata, ini saya bawa pulang," kata Syamsul (27) warga Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (30/11/2017).
Warga senang mendapatkan batu bataWarga senang mendapatkan batu bata Foto: Edzan Raharjo/detikcom

Faiz (21) yang juga mendapat satu batu bata mengaku senang bisa mendapatkan dengan susah payah karena harus berebut dengan orang lain. Dia pun mempercayai batu bata yang didapatkannya ini bisa berkah.

"Saya memang nunggu ini, karena hanya ada 8 tahun sekali," kata Faiz warga Temanggung itu.

Salah satu prajurit Patangpuluh, Keraton Yogyakarta, Maryono (54) mengatakan tradisi jejak bata ini hanya ada setiap 8 tahun sekali pada tahun Dal. Sejarahnya dulu saat Sultan HB I mengikuti pengajian Maulid di Masjid Besar ada musuh yang datang. Kemudian Sultan keluar dan menendang beteng hingga tembok runtuh. (bgs/bgs)