DetikNews
Kamis 30 November 2017, 13:16 WIB

Korban Longsor di Yogya Harap Pemerintah Segera Perbaikan Talud

Ristu Hanafi - detikNews
Korban Longsor di Yogya Harap Pemerintah Segera Perbaikan Talud Pengungsi talud longsor di bantaran Kali Code. Foto: Ristu Hanafi
FOKUS BERITA: Banjir & Longsor di DIY
Yogyakarta - Sekitar 130 warga terdampak longsor talud Kali Code, di Kampung Juminahan, Tegalpanggung, Danurejan, Kota Yogya. Berdasar data BPBD setempat, tercatat ada lima rumah warga yang terdampak langsung longsoran setinggi sekitar 15 meter dengan panjang 32 meter.

Beberapa warga pengungsi yang ditemui detikcom bercerita mulai dari harapan hingga keluhan kepada pemerintah.

"Saya berharap ada perbaikan talud secepatnya. Karena perbaikan rumah saya tidak bisa dilakukan sebelum ada perbaikan talud," kata Yamini (48), Kamis (30/11/2017).

Rumah Yamini persis berada di atas talud yang longsor. Akibat bencana yang terjadi pada Selasa (28/11), bagian belakang rumah runtuh ikut longsor talud di bawahnya. Tak hanya itu, tanah di bawah bangunan rumah hingga depan, tergerus dan sewaktu-waktu berpotensi longsor susulan.

Waktu kejadian, Yamini, suami dan seorang anaknya berhasil menyelamatkan diri.

"Sejak kejadian hingga sekarang, ngungsi. Kasihan anak saya kelas 6 SD sekarang baru ujian semester, terganggu waktu belajarnya," ungkapnya.

Seorang pengungsi lainnya, Jatu Dwi mengeluhkan fasilitas pengungsian yang kurang lengkap, terutama perlengkapan tidur. Ia yang mengungsi bersama 9 anggota keluarganya terpaksa membawa bantal dan selimut dari rumah.

"Alas tidur saja juga harus bawa dari rumah, ini saya punya anak kecil kasihan, kalau malam juga hujan dipaksa tidur di tenda. Di sini hanya disediakan bahan makanan saja," keluhnya.

Senada disampaikan Wasini, pengungsi lainnya. Ia yang memiliki balita berharap pemerintah secepatnya melakukan perbaikan talud.

"Biar bisa kembali ke rumah. Di pengungsian tak betah kasihan bayinya. Kita sekarang dilarang balik rumah, harus tinggal di pengungsian," ujarnya.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X telah meninjau lokasi talud longsor dan posko pengungsian Juminahan. Sultan meminta instansi terkait segera melakukan penanganan kedaruratan. Terutama perbaikan talud yang sewaktu-waktu berpotensi longsor susulan.
(sip/sip)
FOKUS BERITA: Banjir & Longsor di DIY
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed