DetikNews
Kamis 30 November 2017, 07:48 WIB

Terdampak Siklon Cempaka, Yogya Naikkan Status Siaga Darurat Bencana

Usman Hadi - detikNews
Terdampak Siklon Cempaka, Yogya Naikkan Status Siaga Darurat Bencana Pohon beringin tumbang di Kantor Gubernur DIY. Foto: Edzan Raharjo/detikcom
FOKUS BERITA: Banjir & Longsor di DIY
Yogyakarta - Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti telah mengeluarkan SK status siaga darurat bencana. SK ini ditekan menyusul bencana alam yang terjadi di beberapa tempat di Kota Yogya akibat dampak siklon tropis Cempaka.

Selain karena cuaca ekstrem, kata Haryadi, dasar lain Pemkot Yogya mengeluarkan SK siaga darurat bencana adalah SK Gubernur DIY. Diharapkan dengan dikeluarkannya SK ini Pemkot Yogya bisa mengakses anggaran tak terduga.

"Kami juga mengeluarkan surat dengan dasar surat dari gubernur tersebut, untuk bisa menggunakan dana tak terduga di APBD 2017 ini," ucap Haryadi saat dihubungi detikcom, Kamis (30/11/2017).

Memang akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah DIY mengakibatkan bencana alam di sejumlah tempat. Seperti di Kota Yogya, sejumlah bencana seperti longsor, banjir dan angin kencang melanda masyarakat.

"Ya artinya (dampak bencana) kami tangani dulu, untuk supaya meringankan beban masyarakat. Kedua kami lakukan perbaikan infrastruktur, dalam rangka mengantisipasi cuaca ekstrem berkaitan dengan Badai Cempaka," paparnya.

Menurut Haryadi, anggaran tak terduga jumlahnya terbatas. Oleh sebab itu pihaknya akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur umum terlebih dahulu. Baru setelahnya anggaran itu akan digunakan untuk memperbaiki rumah warga terdampak.

"Namanya juga dana tak terduga terbatas. Ya (digunakan) untuk peralatan kerja bakti dan sebagainya itu. Namanya juga darurat, jadi tidak ada yang permanen," kata Haryadi.

Haryadi meminta agar warga Kota Yogya tetap waspada. Setiap warga diminta untuk selalu berkoordinasi dengan aparat pemerintah dan relawan, sehingga bila sewaktu-waktu terjadi bencana dampaknya bisa dimimimalisir.

"Yang penting adalah menyelamatkan jiwa dulu, itu yang utama. Jadi kalau mendengar sesuatu yang berkaitan dengan peringatan dini segera menyingkir dari wilayah yang berpotensi terjadi bencana," pungkas dia.
(sip/sip)
FOKUS BERITA: Banjir & Longsor di DIY
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed