"Ada dua rumah yang tidak kelihatan karena banjir," kata Ketua RT 08, Wahono (47) saat ditemui detikcom di lokasi banjir, Selasa (28/11/2017).
Menurutnya, banjir yang terjadi di RT 08 ini terjadi mendadak. Pada pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB tiba-tiba muncul genangan air yang terus meninggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir di Semanu, Gunungkidul. Foto: Usman Hadi |
"Sudah empat hari ini hujan terus mengguyur Kuwangen Lor. Awalnya tidak begitu lebat, tapi kok hari ini hujannya tambah lebat dan tidak berhenti," paparnya.
Selain 2 rumah warga yang hanya terlihat bagian atap, kata Wahono, ada 7 rumah warga lainnya yang juga terpendam banjir. Hanya saja 7 rumah ini genangannya tidak sampai atap rumah.
"Kira-kira dua rumah yang cuma kelihatan atapnya itu (kedalaman) banjirnya sekitar 10 meter. Barang-barang berharga yang ada di dalam rumah habis semua, tidak ada yang berhasil diselamatkan," jelasnya.
Wahono menambahkan, dari 9 rumah warga yang kebanjiran total dihuni sebanyak 36 orang. Puluhan warga terdampak ini rencananya akan diungsikan ke rumah tetangga yang tak terdampak banjir.
"Ya semoga ada bantuan dari pemerintah, kasihan warga," tutupnya. (sip/sip)












































Banjir di Semanu, Gunungkidul. Foto: Usman Hadi