DetikNews
Sabtu 25 November 2017, 14:20 WIB

Kabupaten Magelang Kekurangan Lebih dari Seribu Guru PNS

Pertiwi - detikNews
Kabupaten Magelang Kekurangan Lebih dari Seribu Guru PNS Foto: ilustrasi: Nadia Permatasari
Magelang - Sejak lima tahun terakhir, Kabupaten Magelang mengalami kekurangan guru PNS hingga mencapai lebih dari 1.000 personel. Kondisi tersebut salah satunya disebabkan karena kebijakan moratorium CPNS yang diberlakukan oleh pemerintah.

"Kekurangan ini sudah berlangsung lama sekali, sudah lima tahunan. PGRI prihatin akan kekurangan yang terjadi ini," jelas Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Magelang, Muslih, kepada detikcom di Magelang, Sabtu (26/11/2017).

Muslih menyebutkan, saat ini jumlah guru PNS di Kabupaten Magelang mencapai 8 orang dan guru tidak tetap sekitar 1.200 orang. Adapun kekurangan guru PNS diantaranya guru kelas mencapai lebih dari 1.200, guru agama sekitar 300 orang, dan guru olahraga 200 orang.

"Kekurangan tersebut terjadi di tingkatan Sekolah Dasar (SD), kalau Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah cukup. Sedangkan guru Sekolah Menengah Atas (SMA)/ Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di bawah pemerintah provinsi," terang Muslih.

Muslih berharap pemerintah pusat bisa mengangkat guru PNS untuk Kabupaten Magelang, dengan prioritas yang diangkat dari Honorer Kategori II (K2) kemudian Guru Tidak Tetap (GTT). "Prioritas K2 yang sudah mengabdi sejak tahun 2005 ke bawah, baru kemudian GTT yang masa tugasnya 2006-2013 dan memenuhi syarat linieritas," lanjutnya.

Wakil Bupati Magelang, Zaenal Arifin, membenarkan bahwa Kabupaten Magelang kekurangan guru PNS. "Tidak hanya kekurangan guru PNS, tapi juga pegawai administrasi dan lainnya," jelas Zaenal.

Dikatakannya, kekurangan guru PNS ini mayoritas terjadi di sekolah tingkat SD. Akibatnya, banyak ditemui satu guru yang merangkap mengajar di beberapa sekolah.

"Beban dobel ini terpaksa harus dijalankan para guru karena pemerintah daerah tidak punya kemampuan untuk angkat PNS. Untuk itu, kami berharap pemerintah pusat bisa membuka CPNS dan menutup kekurangan guru yang ada di wilayah ini," tandasnya.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed