DetikNews
Jumat 24 November 2017, 13:34 WIB

Melihat Bangunan Tua di Wonosobo Disulap jadi Museum Tani

Uje Hartono - detikNews
Melihat Bangunan Tua di Wonosobo Disulap jadi Museum Tani Museum tani di Wonosobo. (Foto: Uje Hartono/detikcom)
Wonosobo - Bangunan tua warisan zaman Belanda di Desa Reco, Kecamatan Kertek, Wonosobo, dimanfaatkan menjadi museum tani. Sedikitnya 200 peralatan yang digunakan petani dari puluhan tahun lalu hingga peralatan modern dapat dilihat di museum tersebut.

Sebut saja misalnya rigen garangan, salah satu alat yang digunakan petani sebagai alat mencetak tembakau garangan. Selain itu juga ada alat cacak untuk merajang tembakau. Ada juga panja, alu dan peralatan pertanian lainnya.

Ditemui di museum tani di Desa Reco, pengelola museum, Edi Budiono, menuturkan 200 alat pertanian masih sebatas tanaman tertentu, yakni tanaman tembakau, jagung dan kopi. Ketiga tanaman tersebut yang selama ini ditanam oleh warga Desa Reco.

"Untuk alat pertanian sawah memang belum ada. Tetapi rencananya kami akan melengkapi alat pertanian dari daerah lain," kata dia di museum tani Desa Reco Jumat (24/11/2017).

Melihat Bangunan Tua di Wonosobo Disulap jadi Museum TaniSeorang anak menyimak penjelasan pengelola tentang alat cacak. (Foto: Uje Hartono/detikcom)
Dijelaskan, untuk penataan alat pertanian ini pun tidak sembarang. Pengelola museum sengaja meletakkan alat yang pertama digunakan di bagian depan museum. Seperti panja yang digunakan untuk membuat lubang tanam, blak (untuk mengukur jarak tanam), cangkul dan alat tanam lainnya.

Kemudian, di bagian dalam museum ada alat masak yang dulunya digunakan warga untuk mengolah hasil tanam seperti jagung dan kopi.

"Kalau tembakau ada juga alar rembegan yang digunakan untuk proses mencetak rajangan tembakau," terangnya.

Melihat Bangunan Tua di Wonosobo Disulap jadi Museum Tani200 alat pertanian di pajang di museum ini. (Foto: Uje Hartono/detikcom)
Sedangkan mengenai gedung museum tani tersebut, Eko menjelaskan, merupakan rumah warga yang sudah dibangun sejak zaman Belanda. Saat ini, karena pemilik rumah berada di luar daerah.

"Sekarang pemilik rumah bekerja di luar kota sehingga rumahnya kosong. Kami dan pemerintah desa berinisiatif memanfaatkannya menjadi museum," tuturnya.

Melihat Bangunan Tua di Wonosobo Disulap jadi Museum TaniMuseum ini memanfaatkan rumah warga. (Foto: Uje Hartono/detikcom)

(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed