Ketua DPD I Partai Golkar DIY, Haryadi Suyuti, tak mempermasalahkan terbelahnya suara kader Partai Golkar DIY. Dia hanya menegaskan, aspirasi kader Partai Golkar DIY yang mendesak digelar munaslub, bukanlah sikap resmi DPD I Partai Golkar DIY.
"Terhadap suara-suara (kader) itu saya tetap menghormati. Tetapi itu bukan merupakan sikap DPD I (Partai Golkar DIY). Sikap DPD I adalah mengikuti perkembangan yang ada di Jakarta," kata Haryadi kepada wartawan di Balai Kota Yogyakarta, Selasa (22/11/2017).
Menurut Haryadi, usulandigelar munaslub tidak bisa langsung dilakukan karena harus dilakukan sesuai mekanisme yang ditetapkan partai. Namun aspirasi itu harus dihormati karena desakan itu adalah wujud kecintaan mereka terhadap Partai Golkar.
Sedangkan Ketua Dewan Pembina DPD I Partai Golkar DIY yang juga Koordinator Ormas Tri Karya DIY, Gandung Pardiman, mendesak DPP Partai Golkar menggelar munaslub. Menurutnya penunjukan Plt tidak menyelesaikan masalah di internal Partai Golkar.
Ormas Trikarya yang terdiri dari MKGR, KOSGORO dan SOKSI juga akan menggelar diskusi panel untuk mencari solusi terbaik penyelamatan Partai Golkar. Diskusi akan digelar 26 November dengan menghadirkan Akbar Tandjung, Dedi Mulyadi (Ketua DPD I Partai Golkar Jabar), Wisnu Suhardono (Ketua DPD I Partai Golkar Jateng) dan lain-lain. (mbr/mbr)











































