DetikNews
Senin 20 November 2017, 17:52 WIB

Soal Novanto, Golkar Jateng: Jangan Beri Tugas Orang yang Sedang Sakit

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Soal Novanto, Golkar Jateng: Jangan Beri Tugas Orang yang Sedang Sakit Setya Novanto. Foto: Grandyos Zafna
Semarang - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Jawa Tengah mengikuti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait posisi Setya Novanto yang kini ditahan terkait kasus e-KTP. Novanto juga dianggap kini sedang menanggung beban terlalu berat dengan kondisi sakit dan kasus hukumnya.

Ketua Harian DPD I Partai Golkar Jawa Tengah, Iqbal Wibisono mengatakan, partai Golkar di Jawa Tengah tegas tetap harus jalan meski ketua umum sakit dan terlibat kasus hukum. Soal Munaslub, dia menyerahkan keputusan pada pimpinan partai.

"Golkar Jawa Tengah posisinya di tengah. Semua kebijakan diserahkan ke pimpinan. Besok rapat pleno menyikapi pak Setya Novanto tadi malam," kata Iqbal kepada detikcom lewat sambungan telepon, Senin (20/11/2017).

Iqbal menyebut seharusnya DPP tidak lagi memberikan beban berat kepada Setya Novanto karena disebut kondisi kesehatannya yang sedang sakit dan kini harus menyelesaikan proses hukum yang dijalani.

"DPP jangan beri tugas pada orang yang sedang sakit. Kalau masih berikan tugas nanti dosa besar. Orang sakit kok dikasih beban, lagipula masih menjalani kaus hukum," ujarnya.

"Jadi ketua umum itu tugasnya banyak," imbuh Iqbal.

Iqbal juga berpesan agar seluruh kader Partai Golkar tidak ikut membuat guyonan berupa meme terhadap Setya Novanto. Bagaimanapun menururt Iqbal, Setya Novanto merupakan ketua umum partai.

"Jangan ikut-ikut menghujat ketua umum. Dimeme. Wong Golkar kok menghujat pimpinan, nggak bagus," tegas Iqbal.

Sementara itu terkait proses Pilkada, penahanan ketua umum Partai Golkar tersebut tidak mempengaruhi proses yang kini sedang berjalan.

"Pilkada tidak ada gangguan. Penentuan calon tetap," pungkas Iqbal.

Untuk diketahui, Novanto ditahan di Rutan Kelas I KPK Cabang Jakarta Timur sejak hari Minggu (19/11) malam kemarin. Novanto dinyatakan tidak perlu lagi dirawat di rumah sakit pasca mengalami kecelakaan.
(alg/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed