DetikNews
Jumat 17 November 2017, 14:33 WIB

Kasus Penganiayaan Junior, 9 Taruna Akpol Divonis 6 Bulan Penjara

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kasus Penganiayaan Junior, 9 Taruna Akpol Divonis 6 Bulan Penjara Suasana usai vonis kasus penganiayaan Taruna Akpol di PN Semarang. Foto: Angling Adhitya Purbaya
Semarang - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang menjatuhkan hukuman 6 bulan penjara kepada 9 dari 14 terdakwa kasus penganiayaan taruna tingkat II Akademi Kepolisian (Akpol). Mereka juga akan langsung bebas karena sudah menyelesaikan masa tahanan selama proses hukum berjalan.

Para terdakwa tersebut adalah Joshua Evan Dwitya Pabisa, Reza Ananta Pribadi, Indra Zulkifli Pratama Ruray, Praja Dwi Sutrisno, Aditia Khaimara Urfan, Chikitha Alviano Eka Wardoyo, Rion Kurnianto, Erik Aprilyanto, dan Hery Avianto.

Menurut hakim, mereka terbukti melanggar Pasal 170 KUHP ayat 1 karena melakukan kekerasan terhadap orang secara bersama-sama. Para terdakwa memukul 21 taruna Akpol yang merupakan juniornya.

Suasana usai sidang vonis kasus penganiayaan Taruna Akpol di PN Semarang.Suasana usai sidang vonis kasus penganiayaan Taruna Akpol di PN Semarang. Foto: Angling Adhitya Purbaya

"Menjatuhkan pidana selama 6 bulan dikurangi masa tahanan yang telah dijalani," kata Hakim Casmaya pada amar putusannya di PN Semarang, Jalan Siliwangi, Semarang, Jumat (17/11/2017).

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yaitu 1 tahun 6 bulan penjara. Hakim menilai tindakan 9 terdakwa bukan penyebab taruna tingkat II, Mohammad Adam meninggal dunia pada 18 Mei 2017 lalu.


"Kesembilan terdakwa bukan merupakan pelaku yang menyebabkan meninggalnya Taruna tingkat II, M Adam," tandas hakim.

Hal yang meringankan menurut hakim yaitu mereka masih memiliki masa depan panjang karena masih muda. Sedangkan hal yang memberatkan adalah mereka merusak nama baik institusi Akpol.

"Pemidanaan ini sebagai pembinaan. Para terdakwa masih muda dan punya masa depan," pungkas hakim Casmaya.

Atas vonis tersebut, pihak jaksa penuntut dan terdakwa menyatakan pikir-pikir. Jaksa akan memanfaatkan waktu 7 hari untuk memutuskan apakah akan mengambil langkah hukum selanjutnya atau tidak. Sedangkan terdakwa yang sudah menjalani masa tahanan sejak 21 Mei 2017 lalu diperkirakan langsung keluar karena sudah menyelesaikan masa tahanan.

Putusan tersebut disambut tangis haru kerabat dan teman para terdakwa. Usai sidang mereka berswafoto sebelum meninggalkan ruangan sidang dan masuk ke mobil tahanan.
(alg/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed