DetikNews
Selasa 14 November 2017, 19:35 WIB

Aksi Begalnya Viral, Remaja ini Kabur dari Semarang ke Kalimantan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Aksi Begalnya Viral, Remaja ini Kabur dari Semarang ke Kalimantan Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang - Video perampasan disertai aksi kekerasan, melukai korban dengan senjata tajam jenis sabit viral di media sosial. Pelaku dalam video tersebut ternyata tahu aksinya menjadi viral dan kabur dari Semarang ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Aksi perampasan tersebut terjadi tanggal 7 November 2017 lalu di depan warnet di daerah Tlogosari Semarang sekitar pukul 01.30 WIB. Di dalam rekaman CCTV yang viral, terlihat pelaku, KA (17) membawa sabit dan mendatangi korban, Mohammad Adam Rizqi (18) yang sedang memainkan ponselnya di depan pintu warnet.

Kemudian KA mengambil ponsel Adam. Korban tentu tidak tinggal diam dan terlihat akan menyusul KA yang akan pergi. Dalam waktu singkat sabit itu dihujamkan ke perut korban kemudian dia lari. Beruntung nyawa korban selamat dan lubang di perutnya bisa diobati.

Rekaman tersebut ternyata viral bahkan netizen ada yang melakukan tangkap layar dari video tersebut saat wajah pelaku terlihat jelas. Wajah KA pun viral menyusul video aksinya.

"Saya kabur ke Palangkaraya naik kapal. Niatnya sembunyi di rumah kakak," ujar tersangka KA di Mapolrstabes Semarang, Selasa (14/11/2017).

Tersangka KA kini memang sudah meringkuk di tahanan Polrestabes Semarang karena tim Resmob Sat Reskrim Polrestabes Semarang berhasil membekuknya. Dari pengakuan KA, dia melakukan aksi setelah pesta minuman keras bersama temannya bernama Wawan (23).

"Minum ciu. Teman saya itu ngajak cari hape. Saya bawa sabit di jaket buat jaga-jaga," tandasnya.

Wawan dan KA pun berboncengan hingga menemukan korban yang sedang sendirian memainkan ponsel. Saat KA beraksi, ternyata Wawan sudah menunggu di atas motor dan siap kabur.

"Dia (korban) mau ngejar, saya ayunkan sabitnya ke arah dia. Terus kabur," pungkas warga Sayung, Kabupaten Demak itu.

Wakapolrestabes Semarang, AKBP Enrico Silalahi mengatakan dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa namun luka yang diderita korban cukup parah sehingga harus menerima beberapa jahitan.

"Korban menderita luka bacok di perut dan harus mendapatkan jahitan sebanyak 14 jahitan," kata Enrico.

Selain tersangka, barang bukti yang diamankan yaitu ponsel yang dirampas, motor matik nopol H 4059 BY yang digunakan pelaku, dan sebilah sabit. Pemeriksaan masih dilakukan termasuk untuk mengejar Wawan.

Setelah aksi KA viral, kabar penangkapannya pun ikut viral di media sosial. Saat ini remaja nakal itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di penjara.


(alg/bgs)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed