DetikNews
Selasa 14 November 2017, 13:42 WIB

Muhammadiyah Tegaskan Netral di Pilkada Serentak 2018

Usman Hadi - detikNews
Muhammadiyah Tegaskan Netral di Pilkada Serentak 2018 Haedar Nashir (Foto: Usman Hadi)
Bantul - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan posisi Muhammadiyah yang netral di Pilkada Serentak 2018. Menurutnya, pilkada serentak adalah urusan partai politik, bukan urusan Ormas Muhammadiyah.

"Muhammadiyah tetap sebagai ormas, organisasi dakwah dan tidak masuk dalam kancah pilkada sebagaimana partai politik," kata Nashir sesuai menghadiri Pengajian Syukuran Akreditasi A Institusi UAD, di Masjid Islamic Center UAD Jalan Ring Road Selatan, Banguntapan, Bantul, DIY, Selasa (14/11/2017).

Walaupun tidak bersinggungan langsung terhadap pilkada, Nashir mengimbau pelaksanaan pilkada serentak 2018 dilangsungkan berdasarkan moralitas. Tentunya juga dilakukan secara demokratis dan sesuai undang-undang yang berlaku.

"Moralitas publik itu tokohnya (calon kepala daerah) punya integritas, amanah, lalu punya visi, tidak korupsi, tidak main politik uang, lalu juga ada pertanggungjawaban," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, di tahun 2018 nanti akan berlangsung pilkada serentak. Rencananya ada 171 daerah yang akan melangsungkan pilkada serentak, meliputi 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten di seluruh Indonesia.
(mbr/mbr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed