Korban bernama Parjan (52) warga Desa Sendangrejo, Kecamatan Bogorejo, Blora. Korban nekat gantung diri dengan seutas tali di sebuah pohon jati pinggir jalan desa. Korban ditemukan tewas, pada Senin (13/11/2017) pagi.
Saat dikonfirmasi via telepon, Kapolsek Bogorejo AKP Djamrozie Ghozalie menyebutkan, korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya yakni Tompo (38). Saksi Tompo menemukan jasad korban sudah dalam kondisi menggantung dan badan kaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun waktu itu, korban tidak kembali ke rumah. Keluarga korban berusaha mencari namun setelah ditemukan ternyata korban gantung diri. "Korban gantung diri di sebuah pohon jati yang ada di pinggir jalan menuju ke sawah tak jauh dari rumahnya," jelasnya.
Warga yang yang mengetahui kejadian kemudian langsung melaporkan ke polsek setempat. Berdasarkan pemeriksaan tim medis, korban dipastikan gantung diri.
"Setelah diperiksa petugas, jenazah korban tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan atau hal-hal yang mencurigakan. Usai diperiksa lantas diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan," imbuhnya.
Diduga kuat, motif yang mendasari korban melakukan bunuh diri karena depresi akibat sakit yang diidapnya tak kunjung sembuh. Korban menderita sakit TBC yang diidap bertahun-tahun.
"Aparat kepolisian sendiri yang menggelar olah TKP kemudian mengamankan seutas tali plastik warna biru sepanjang 1 meter yang digunakan korban untuk bunuh diri," pungkasnya. (bgs/bgs)











































