Pengemudi dalam Pengaruh Miras, Mobil 'Mengamuk' di Jalanan Boyolali

Pengemudi dalam Pengaruh Miras, Mobil 'Mengamuk' di Jalanan Boyolali

Ragil Ajiyanto - detikNews
Minggu, 12 Nov 2017 13:58 WIB
Pengemudi dalam Pengaruh Miras, Mobil Mengamuk di Jalanan Boyolali
Kecelakaan akibat pengemudi mabuk di Boyolali. (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali - Satu orang tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka dalam kecelakaan lalu lintas di Boyolali. Kecelakaan terjadi setelah sebuah mobil menabrak motor, sepeda dan mobil lainnya. Pengemudi mobil mengakui usai menenggak minuman beralkohol.

Kecelakaan terjadi di jalan Solo - Semarang, di Dukuh Ngadirejo, Mojosongo, Boyolali, Minggu (12/11/2017). Mobil sedan Mazda B 1991 TIB, melaju dari arah Solo ke arah Boyolali. Sesampai di lokasi kejadian, mobil yang dikemudikan Jalu Romadhon (20), warga Gumpang, Kartasura, Sukoharjo, itu hilang kendali dan menghantam keras sejumlah pengguna jalan lain.

Mobil menabrak motor Honda Revo, AD 2959 W, yang dikendarai Muchtar Adi Wijayanto (35) warga Dukuh Tegalrejo, Desa/Kecamatan Teras, Boyolali. Mobil juga menabrak sepeda yang dikendarai Sri Widodo (49) warga Turisari, Mojolegi, Teras. Selanjutnya mobil menabrak mobil pikap yang dikemudikan Sarwono (35) warga Pencil, Kenaiban, Juwiring, Klaten.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah menghantam sejumlah pengguna jalan itu, mobil Mazda kemudian menabrak median jalan dan terlempar ke ruas jalan yang dari arah Boyolali ke Solo.

"Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan ini," kata Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Marlin Supu Payu.

Korban tewas yakni pengendara sepeda motor Honda Revo, Muchtar Adi Wijayanto. Sedangkan korban luka antara lain pengayuh sepeda onthel, Sri Widodo, dan dua penumpang mobil pikap yang saat itu duduk di bak belakang, yakni Simeon (15) dan Damaris (33). Mereka dirawat di RSUD Pandan Arang, Boyolali. Sopir Mazda juga mengalami luka sobek di kepala.

Sejumlah warga yang menolong melihat ada botol minuman keras di mobil tersebut. Jalu, pengemudi mobil Mazda, mengaku ingat persis kejadiannya, tahu-tahu mobil sudah menabrak kendaraan lain. Dia juga mengakui sebelum berangkat memang sempat minum Miras. "Saya sempat minum miras pemberian teman," kata dia kepada wartawan di lokasi.

Kasus kecelakaan lalulintas tersebut saat ini masih dalam penanganan unit laka Satlantas Polres Boyolali. Termasuk dugaan sopir yang mengemudi dalam keadaan mabuk tersebut. "Tersangka karena pengaruh miras," imbuh Kanit Laka Satlantas Polres Boyolali, Ipda S Widodo. (mbr/mbr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads