Pengumuman dari pengeras suara tersebut berbunyi agar semua orang yang ada di Stasiun Poncol mengheningkan cipta sejenak mengenang jasa para pahlawan di Hari Pahlawan 10 November ini.
Petugas stasiun, petugas keamanan, petugas boarding, petugas loket, porter, cleaning service, hingga penumpang serentak menundukkan kepala diiringi alunan instrumental lagu 'Mengheningkan Cipta' karya T Prawit dari pengeras suara. Suasana pun menjadi tenang dan khidmat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas dan calon penumpang menundukkan kepala. (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom) |
Salah satu calon penumpang yang duduk di kursi tunggu, Ribut Yudi, terlihat buru-buru meletakkan rotinya di sampingnya ketika pengumuman itu berkumandang. Ia segera menunduk untuk mengheningkan cipta.
"Bagus sekali ini. Saya baru tahu imbauan itu waktu masuk ke sini (stasiun), sebelum ini sudah ada pengumuman jam 08.15 mengehingkan cipta. Bagus untuk mengenang para pahlawan kita," kata Ribut.
Lagu 'Mengheningkan Cipta' diputar dari gawai milik petugas (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom) |
Wakil Kepala Stasiun Poncol, Murti Marasih, mengatakan mengheningkan cipta itu sesuai dengan himbauan Menteri Sosial Kofifah, Indar Parawansa, untuk 60 detik mengheningkan cipta pukul 08.15 WIB.
"Imbauan dari Menteri Sosial seluruh elemen masyarakat Indonesia mulai anak sekolah, karyawan, bahkan mungkin yang ada di pasar pun dihimbau mengheningkan cipta sejenak selama 60 detik untuk mengenang jasa pahlawan dan mendoakan," kata Murti di Stasiun Poncol.
Calon penumpang warga asing asing juga ikut hening cipta. (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom) |
Kegiatan tersebut tidak mengganggu perjalanan kereta atau pelayanan karena memang belum ada jadwal kereta datang atau berangkat. Oleh sebab itu menurut Murti imbauan tersebut bisa diikuti semua orang yang ada di stasiun.
"Tadi jam 08.15 kegiatan perjalanan kereta kosong. Seluruh karyawan di stasiun bisa mengkuti dari petugas pengawas peron, boarding, cleaning service, loket, porter, dan customer service," pungkas Murti.
Hening cipta juga bisa dilakukan dengan duduk santai. (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom) |
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Edy Kuswoyo, mengatakan tidak hanya Stasiun Poncol, di stasiun Tawang Semarang pun diberikan imbauan yang sama. Menurutnya kegiatan tersebut juga merupakan bentuk partisipasi mengenang jasa para pahlawan.
"Di Stasiun Tawang dan Poncol, semua pegawai sampai tukang parkir, penumpang diimbau mengheningkan cipta. Kami Daop 4 juga menggelar upacara 10 November di kantor Jalan Thamrin," kata Edy.
Usai lagi 'Mengheningkan Cipta' selesai dikumandangkan, kegiatan di Stasiun Poncol kembali seperti semula. Para petugas juga mengambil posisi masing-masing dan pengeras suara juga memberikan pengumuman jadwal kedatangan kereta.
Video suasana khidmat saat penumpang dan petugas stasiun mengheningkan cipta dalam dilihat dalam video di bawah ini:
(alg/mbr)












































Petugas dan calon penumpang menundukkan kepala. (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Lagu 'Mengheningkan Cipta' diputar dari gawai milik petugas (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Calon penumpang warga asing asing juga ikut hening cipta. (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Hening cipta juga bisa dilakukan dengan duduk santai. (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)