DetikNews
Sabtu 04 November 2017, 09:06 WIB

Resep Awet Sehat dan Tajam Ingatan dari Mbah Meri di Jepara

Wikha Setiawan - detikNews
Resep Awet Sehat dan Tajam Ingatan dari Mbah Meri di Jepara Mbah Meri di Jepara. (Foto: Wikha Setiawan/detikcom)
Jepara - Usia Mbah Meri mungkin sudah seabad, atau bahkan lebih. Namun kebugaran fisik dan ketajaman ingatannya masih cukup prima. Di mengaku punya resep sederhana untuk menjaganya. Apa itu?

Mbah Meri, tinggal bersama anak bungsunya di Desa Ngabul Jokosari RT 2 RW 5, Kecamatan Tahunan, Jepara. Saat detikcom mengunjunginya, dia menyambut dengan ramah. Masih kuat berjalan sendiri dari dalam rumah menuju teras, meskipun dbantu dengan tongkat. Saat ngobrol, tak kelihatan pikun seperti kebanyakan lanjut usia. Ingatannya masih tajam.

Suaminya, Marsani, telah wafat meninggal 25 tahun lalu. Dari pernikahannya itu, Meri dikaruniai anak yaitu Syakur (77), Pupon (72), Pasni (67), Bari (62) dan Masdi (56). Dia masih segar bercerita tentang masa kecilnya dulu.

"Saya dilahirkan di keluarga sederhana pasangan Ngasim dan Parsilah. Tapi, saya dirawat oleh seorang Haji bernama Muhammad Sahid. Pak haji yang merawat saya ini galak, saya tidak boleh keluar rumah," ungkapnya.

Di usia belasan tahun, ia bersekolah. Dia masih beruntung mendapat pendidikan formal di zaman itu. Namun demikian, seperti layaknya perempuan bersekolah di masa itu, dia harus berhenti tiga tahun belajar. Saat itu namanya sekolah angka telu. Selain pendidikan formal, dia juga mengaji ilmu agama di musola dekat rumahnya.

"Dulu, sekolah itu umurnya sudah dewasa. Tapi kalau sudah kelas tiga pada berhenti. Pelajarannya bahasa Jawa dan tulisan Jawa. Guru saya namanya Pak Danu, dan Pak Narso. Sekolah saya ada di Tahunan. Kalau mengaji sama Pak Yasir namanya," papar jelas.

Resep Awet Sehat dan Tajam Ingatan dari Mbah Meri di JeparaMenikmati masa tua. (Foto: Wikha Setiawan/detikcom)

Mbok Meri kemudian dijodohkan dengan Marsani, yang saat itu lebih muda darinya. Ia sendiri mengaku menikah pada usia 35 tahun. Jika putra sulungnya berusia 77 tahun, Mbok Meri diperkirakan saat ini telah berusia sekitar 112 tahun. Namun ini baru pengakuan pribadi Mbah Meri, tidak ada catatan atau dokumen resmi yang menguatkan.

Masdi, anak bungsunya, juga mengakui tidak ada yang tahu persis berapa usia Mbah Meri. "Kalau melihat cerita dan usia anak mbarepnya yang 77 tahun, usia Mbok Meri sekitar 112 tahun," tandasnya.

Terlepas dari berapa persisnya usia Mbah Meri, namun kebugaran dan ketajaman ingatannya patut diacungi jempol. Di usia senja, dia masih beraktifitas secara mandiri, tanpa bantuan orang lain.

"Iya seperti biasa. Mau ke kamar, mau nonton tivi, mau bertemu tetangga di luar ya jalan sendiri," ujar Mbok Meri, Jumat (3/11/2017).

Tidak ada tips khusus supaya hidup sehat dan panjang umur. Mbok Meri hanya berpesan sebagai orang Jawa itu harus sembahyang dan rukun dengan tetangga.

"Sembahyang, sampai sekarang saya sembahyang. Beda agama, beda sembahyangnya. Sama tetangga juga harus rukun. Saya sembahyang dengan duduk kadang tiduran," ungkap dia.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed