Pembunuh Pekerja Bangunan di Semarang Berhasil Ditangkap

Pembunuh Pekerja Bangunan di Semarang Berhasil Ditangkap

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 03 Nov 2017 21:25 WIB
Pembunuh Pekerja Bangunan di Semarang Berhasil Ditangkap
Pelaku pembunuhan pekerja bangunan di Semarang. (Foto: Angling AP/detikcom)
Semarang - Pekerja bangunan yang membunuh temannya sendiri menggunakan linggis di Semarang dibekuk polisi. Pelaku bernama Muhammad Yuda (27) itu sempat sembunyi di masjid dan memesan ojek online untuk kabur.

Kapolrestabes Semarang, Kombes (Pol) Abiyoso Seno Aji, mengatakan pelaku cukup gesit saat hendak ditangkap buruh bangunan lainnya usai beraksi hari Rabu (1/11) lalu.

"Pelaku ini karena badannya ramping dan larinya gesit susah ditangkap oleh buruh bangunan lainnya," kata Abiyoso di Mapolrestabes Semarang, Jumat (3/11/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Buruh Bangunan di Semarang Tewas Dihantam Linggis Temannya


Sementara itu Yuda mengaku sempat bersembunyi di sebuah masjid ketika dikejar oleh rekan-rekannya. Kemudian ia memesan ojek online untuk diantar ke daerah Pedurungan, Semarang.

"Pesan ojek online. Diantar sampai Pedurungan. Terus naik angkutan pulang ke Purwodadi," kata Yuda.

Tidak butuh waktu lama, petugas Resmob Polrestabes Semarang dan Polsek Gunungpati menangkap Yuda di rumahnya di Menawan, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan.

Pelaku mengaku sakit hati karena sering ditegur oleh korban saat bekerja, Jumarno (27) warga Magag, Ngadirejo, Kabupaten Boyolali. Teguran terakhir korban menurutnya menyakitkan hingga ia tega membunuh.

"Dia (korban) bilang, 'wis aja guyonan wae, tak suntaki remukan wesi sisan' (sudah jangan bercanda terus, saya guyur pakai remukan besi sekalian)," aku Yuda.

Kala itu Yuda yang berada di lantai bawah lokasi proyek bangunan di Jalan Durian II, Mangunsari, Kecamatan Gunungpati, Semarang, langsung menghampiri korban di lantai 2 sambil membawa linggis.

Tanpa banyak kata, Yuda memukul kepala korban hingga terkapar. Yuda kemudian kabur sedangkan korban berusaha dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong. (alg/mcs)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads