Warga Resah 3 Ekor Ular Piton Muncul di Jembatan di Semarang

Warga Resah 3 Ekor Ular Piton Muncul di Jembatan di Semarang

Eko Susanto - detikNews
Jumat, 03 Nov 2017 17:29 WIB
Warga Resah 3 Ekor Ular Piton Muncul di Jembatan di Semarang
Foto: Eko Susanto/detikcom
semarang - Sejak sepekan warga Kampung Cemungsari, Kelurahan Bandarjo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang resah. Keresahan tersebut muncul lantaran adanya penampakan ular piton sepanjang 5 meter keluar dari bawah jembatan di kampung tersebut tiap malam.

Ada warga sekitar yang melihat keberadaan ular piton tersebut. Bahkan warga yang tinggal tidak jauh dari Jembatan Kaliurip itu, ayam peliharaannya hilang, meski berada di dalam kandang. Saat ini warga berjaga-jaga agar jangan sampai ular tersebut memangsa ternak atau hewan peliharaan, bahkan melukai warga.

Salah satu warga, Gandi (21), mengaku, pernah melihat satu ekor ular ketika mencari katak di bawah Jembatan Kaliurip tersebut.

"Saya melihat ular sebesar paha orang dewasa keluar dari saluran air. Untuk panjangnya sekitar 5 meteran," katanya seraya menyebut warga berjaga-jaga agar jangan sampai ular memangsa ternak maupun melukai warga.

Hal senada juga diungkapkan Ny Arimbi (61), yang tinggalnya persis di sebelah jembatan. Dia mengakui, jika ayam peliharaannya sering hilang sekalipun telah berada di kandang.

Untuk mengatasi keresahan tersebut, salah satu warga setempat, Jamal Budi Widodo juga telah memposting informasi itu di akun facebooknya. Dia menuliskan status, mohon info yang biasa menangkap ular phyton retix liar. Panjang 5 meteran yang keluar tiap malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia meminta bantuan agar ada masyarakat yang bisa datang dan menangkapnya. Orang yang bisa menangkap ular itu diminta datang ke Cemungsari RT 10/RW 6.

Jamal Budi Widodo yang biasa disapa Jamal Boy menyebutkan, jika foto yang diunggah dalam akun facebooknya tersebut bukan miliknya. Foto tersebut milik warga yang melintas di jembatan kebetulan melihat ular.

"Terus terang kami resah dengan kemunculan ular dari bawah sungai itu, sekalipun itu berada di wilayah RT 10," kata Jamal Boy yang tinggalnya di wilayah RT 11, Jumat (3/11/2017).

Jamal mengakui saat ini telah dihubungi seseorang yang bernama Budi Hariyadi dari Ungaran Reptil. Ia pun terus meneruskan informasi jika telah dihubungi Budi kepada Ketua RT 10 RW 6 Cemungsari, Taufik. Budi bersedia membantu warga untuk mengatasi ular tersebut. (bgs/bgs)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads