Panglima TNI Kepada Para Taruna: Waspadai Pecah Belah TNI/Polri

Pertiwi - detikNews
Kamis, 02 Nov 2017 15:34 WIB
Panglima TNI di Akmil Magelang (Foto: Pertiwi/detikcom)
Magelang - Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, mewisuda taruna/taruni dari Akademi TNI dan Akademi Kepolisian yang baru saja mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Integritas Kemitraan Akademi TNI dan Akademi Kepolisian (Akpol) di Akmil Magelang.

Pendidikan yang berlangsung selama tiga bulan di Akmil Magelang itu diikuti oleh 716 taruna/taruni. Jumlah tersebut terdiri dari 230 taruna Akademi Militer, 105 taruna Akademi Angkatan Laut, 100 taruna Akademi Angkat Udara, 281 taruna Akademi Kepolisian.

Mereka mendapat berbagai materi yang meliputi materi sikap dan perilaku, pengetahuan dan keterampilan serta jasmani. Menurut Gatot, kawah candradimuka yang telah dilalui oleh para peserta selama pendidikan harus mampu merubah sikap dan perilaku dari masyarakat sipil menjadi sosok taruna/taruni.

"Banyak suka duka yang dialami, akan menjadi bekal bagi taruna/taruni tentang arti sebuah kebersamaan, kekompakan, kesetiakawanan, dan lainnya. Berakhirnya pendidikan ini bukan akhir, namun awal untuk menuju pendidikan selanjutnya," jelas Gatot dalam sambutannya saat upacara wisuda, Kamis (2/11/2017).

Panglima TNI Kepada Para Taruna: Waspadai Pecah Belah TNI/PolriJenderal Gatot memimpin upacara. (Foto: Pertiwi/detikcom)

Kepada para taruna/taruni, Gatot berpesan, agar mereka memelihara dan memupuk semangat integritas sehingga menjadikan TNI dan Polri tiang kokoh penyangga persatuan dan kesatuan NKRI. "Waspadai segala bentuk pecah belah TNI/Polri, bersikap netral, konsentrasi dalam menjaga serta pelihara politik dan keamanan," pesannya.

Pada kesempatan itu 4 taruna/taruni dinobatkan sebagai lulusan terbaik karena dinilai mampu menunjukkan prestasi aspek akademis, jasmani dan kepribadian. Mereka adalah Aji Luqman dan Grace Ersi dari Akademi TNI, serta Hegar Gagah Antaka dan Verren Vinayaka Deva dari Akademi Kepolisian. (mbr/mbr)