Pantai Wates Rembang Tercemar

Pemkab: Air Laut jadi Hitam karena Limbah Perusahaan Pengolahan Ikan

Arif Syaefudin - detikNews
Kamis, 02 Nov 2017 13:13 WIB
Pantai Wates Rembang. Foto: Arif Syaefudin
Rembang - Pencemaran air laut yang terjadi di pantai sekitar Kecamatan Kaliori, Rembang hingga bertahun-tahun lamanya. Pemerintah Kabupaten Rembang mengungkapkan bahwa air laut tercemar limbah dari perusahaan pengolahan ikan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang, Suharso mengatakan, limbah tersebut berasal dari sejumlah perusahaan pengolahan ikan yang berada di wilayah setempat.

Diduga, limbah yang dibuang tidak melalui proses penyaringan terlebih dahulu menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) secara benar sesuai prosedur.

"Memang bisa dipastikan limbah itu berasal dari perusahaan pengolahan ikan yang ada," jelas Suharso, Kamis (2/11/2017).

Ia mengaku, DLH telah menerjunkan tim untuk memeriksa kelengkapan operasional IPAL di setiap perusahaan pengolahan ikan di sekitar Kecamatan Kaliori. Diduga ada sebanyak belasan bahkan puluhan perusahaan yang mengindahkan ptosedur tersebut.

"Sebenarnya kan ada izinnya soal IPAL itu, kita akan kaji ulang semuanya baik perusahaan skala besar ataupun kecil. Yang rawan justru home industri yang keberadaannya kita belum punya datanya," tuturnya.

Lebih lanjut Suharso menjelaskan, DLH Rembang hanya bersifat memantau kondisi lapangan dan melaporkannya kepada pihak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sebab, kondisi tersebut merupakan wewenang DLH Provinsi.

"Kita laporkan kondisi lapangan seperti apa kepada DLH Provinsi, kita tunggu tindak lanjutnya seperti apa," pungkasnya. (sip/sip)