DetikNews
Kamis 02 November 2017, 09:47 WIB

Begini Cara Ritel di Semarang Mempertahankan Pelanggan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Begini Cara Ritel di Semarang Mempertahankan Pelanggan Ritel Semarang cari cara untuk pertahankan pelanggan. Foto: Angling Adhitya Purbaya
Semarang - Daya beli masyarakat dikabarkan melemah dan berpengaruh kepada pengusaha ritel. Di Semarang, hal tersebut berpengaruh tapi tidak sampai menimbulkan penutupan usaha ritel besar seperti di Jakarta.

Dari pantauan detikcom di sejumlah mal di Semarang, pengunjung masih cukup banyak dan mengunjungi ritel-ritel yang ada. Salah satunya di ritel Robinson yang berada di Mal Ciputra Semarang.

Store Manager Robinson Semarang, Antonius Indra Wijaya mengatakan penurunan daya beli memang dirasakan namun tidak signifikan hingga gerai harus tutup. Menurutnya pengusaha ritel mulai merasakan penurunan pembelian sejak bulan Ramadan tahun ini.

"Penurunan daya beli memang ada, tapi tidak sampai tutup. Turunnya memang ada sedikit," kata Anton kepada detikcom, Kamis (2/11/2017).

"Mulai terasa pas Lebaran. Ritel bulan puasa omzet turun," imbuhnya.

Penurunan tersebut tidak dipantau dari banyaknya pengunjung karena Robinson berada di lokasi melintas antara Mal Ciputra ke Mal Plaza Simpanglima di sebelahnya. Sehingga terpantau penurunan terlihat dari jumlah transaksi.

"Jumlah transaksi menurun, tidak banyak," pungkasnya.

Menurut Anton, kondisi tersebut tidak akan lama apalagi jika ternyata dipengaruhi oleh menjamurnya sistem belanja online. Karena transaksi bertemunya pembeli dan penjual secara langsung akan tetap berlaku dan konsumen juga lebih puas.

"Lama-lama akan biasa lagi, proses jual beli ketemu customer tetap ada, budaya pasar. Lagipula Robinson ini menyasar menengah bawah, mereka yang punya waktu jalan-jalan," jelasnya.

Anton menjelaskan, pihaknya sebisa mungkin menjaga pelanggan-pelanggan mereka dengan memperhatikan 4 hal yaitu mempertahankan produk yang dijual, harga produk, tempat, dan promosi. Dengan hal tersebut, menurutnya Robinson bisa bertahan.

"Pelanggan dipertahankan supaya tidak kapok dan balik lagi. Kita manfaatkan orang-orang yang jalan di mal agar mampir dan jadi duit," ujarnya.

Program diskon juga terus dilakukan untuk menjaga customer contohnya hingga hari Minggu (5/11) mendatang sejumlah produk bermerek mendapat potongan harga antara lain kemeja Benhill diskon 75%, sepatu Ardiles diskon 50%, sepatu wanita Rp 100 ribu dapat 2 pasang, dan produk lainnya yang diskon hingga 75%.

"Kami juga ada discount time, diskon dalam jangka waktu tertentu, itu unggulan sejak dulu," kata Anton.

"Walau daya beli turun, kita tetap ada suntikan dari customer, tetap murah dan kita tidak goyang," imbuhnya.
(alg/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed