Dikira Bau Bangkai, Bunga Suweg Muncul di Banjarnegara

Dikira Bau Bangkai, Bunga Suweg Muncul di Banjarnegara

Bagus Kurniawan, Uje Hartono - detikNews
Senin, 30 Okt 2017 11:59 WIB
Dikira Bau Bangkai, Bunga Suweg Muncul di Banjarnegara
Foto: Uje Hartono
Bajarnegara - Bunga Suweg atau Kembang Bangah muncul di Kampung Karanglewas RT 1/RW 3 Kelurahan Sokanandi, Banjarnegara, Jawa Tengah. Kemunculan bungai tersebut sempat membuat warga bingung karena mengeluarkan bau busuk.

Warga pun mengira ada bangkai hewan seperti tikus yang sengaja dibuang di pekarangan. Namun ternyata bunga Suweg yang masih anggota marga Amorphophallus dan masih berkerabat dekat dengan bunga bangkai. Bunga berwarna merah hati tumbuh di pekarangan milik Sarimin. Bunga dengan tinggi sekitar 50 centimeter ini tumbuh di antara pohon talas dan pisang.
Bunga SuwegBunga Suweg Foto: Uje Hartono

Siti Sulihah (37) warga Kampung Karanglewas Kelurahan Sokanandi menuturkan bunga Suwag yang tumbuh di pekarangan milik Sarimin sempat membuat belasan rumah yang berada di sekitar pekarangan itu bingung. Bau busuk menyengat di sekitar pekarangan itu. Warga sempat mencari asal bau menyengat tersebut yang awalnya dikira bangkai tikus.

"Saya dan tetangga lainnya bingung karena ada bau busuk tetapi dicari-cari tidak ketemu. Bahkan, ada tetangga saya yang sampai muntah-muntah karena bau itu," terangnya saat melihat bunga Suwag Senin (39/10/2017).

Menurutnya bau busuk tersebut tidak lama. Ia memperkirakan bau busuk hanya terjadi mulai Sabtu (28/10/2017) dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.
"Bau busuknya hanya sehari, dan sekarang sudah tidak bau lagi. Mungkin pas mau mekar," kata dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan, sejak ia kecil di kampung tersebut baru kali ini tumbuh bunga Suweg. Hanya, menurut keterangan ibunya dulu pernah tumbuh bunga serupa dan juga mengeluarkan bau busuk.
"Saat itu saya belum lahir jadi tidak tahu kalau bau busuk kemarin itu dari bunga Suweg," tuturnya.

Warga lainnya, Partinah (46) menuturkan sebelumnya sempat mencari asal muasal bau tersebut. Ia mengaku sempat mencari asal bau dari dalam hingga luar rumah.
"Siapa tahu ada bangkai tikus atau cicak tetapi setelah dicari tetap tidak ketemu. Ternyata hari Minggunya diketahui bau busuk itu dari bunga Suweg di pekarangan Sarimin," jelasnya.

(/bgs)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads