DetikNews
Kamis 19 Oktober 2017, 15:51 WIB

Wajah Nenek Sebatang Kara di Boyolali Ini Digerogoti Kanker Ganas

Ragil Ajiyanto - detikNews
Wajah Nenek Sebatang Kara di Boyolali Ini Digerogoti Kanker Ganas Mbah Jiyem (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali - Mbah Jiyem (70 tahun) warga Dukuh Sarimulyo RT 03 RW 01 Desa Sarimulyo, Kecamatan Kemusu, Boyolali, ini menderita kanker ganas sejak 12 tahun lalu. Penyakit kanker kulit itu pun kini sudah menggerogoti wajah perempuan yang sudah hidup sebatang kara tersebut.

Sebagian wajah Mbah Jiyem mengalami kerusakan. Bahkan, hidungnya sudah hilang. Mata kanannya juga sudah kena dan tidak bisa melihat. Sedangkan yang kirinya juga mulai terganggu. Untuk bisa melihat, kelopak mata kirinya harus dibuka menggunakan jari.

"Mata kirinya juga sudah mulai kena. Sehari-hari dia memakai masker untuk menutupi wajah," kata Pujiati (56), keponakan yang selama ini merawat Jiyem, Kamis (19/10/2017).

Mbah Jiyem tidak memiliki anak. Suaminya sudah meninggal belasan tahu lalu. Setelah suaminya meninggal, dia ikut dengan kakaknya. Namun sejak 10 tahun lalu dia ikut dengan keponakannya tersebut.

Wajah Nenek Sebatang Kara di Boyolali Ini Digerogoti Kanker GanasMbah Jiyem di rumahnya. (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)

Jiyem kini tinggal di rumah sederhana dari papan kayu berukuran sekitar 4 x 5 meter di belakang rumah Pujiati. Sejak 10 tahun lalu, Jiyem ikut dengan keluarga Pujiati. "Pindah kesini sudah sakit, ada benjolan di wajahnya," katanya Pujiati.

Menurut dia, penyakit kanker kulit ganas itu diderita Jiyem sudah sekitar 12 tahun. Awalnya, hanya benjolan kecil di dekat hidung sisi kanan "Karena mungkin ketidaktahuan ya, benjolan itu digaruk-garuk. Lama-lama benjolan itu semakin besar," terangnya.

Mbah Jiyem sudah pernah dua kali menjalani perawatan di RSUD Pandan Arang Boyolali. Juga pernah dilakukan operasi. Namun penyakitnya tersebut belum sembuh juga. Seusai operasi, saat itu dokter menyarankan agar menjalani perawatan lanjutan dengan kemoterapi. Namun karena tidak ada yang mendampingi, Jiyem tidak melakukannya.
(mbr/mbr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed