DetikNews
Jumat 13 Oktober 2017, 16:26 WIB

Warga Padati Tradisi Ganti Selimut Makam Maulana Ibrahim di Merbabu

Ragil Ajiyanto - detikNews
Warga Padati Tradisi Ganti Selimut Makam Maulana Ibrahim di Merbabu Tradisi buka luwur Syekh Maulana ibrahim Maghribi di Pantaran. (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali - Ribuan warga dari berbagai daerah mengikuti tradisi buka luwur di makam salah satu pendakwah awal penyebaran Islam di Jawa, Syekh Maulana Ibrahim Maghribi. Lokasi makam di Dukuh Pantaran, Desa Candisari, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, tersebut disesaki peziarah yang datang untuk mendoakan sang ulama.

"Tradisi buka luwur merupakan ritual untuk mengganti kain lurup atau penutup makam. Tradisi buka luwur ini dilaksanakan setahun sekali, di hari Jumat pertama setelah tanggal 20 bulan Suro (Muharam)," kata juru kunci makam Pantaran, Sunyoto, Jumat (13/10/2017).

Syekh Maulana Ibrahim Maghribi adalah pendatang dari Maghribi atau sekarang dikenal sebagai Maroko. Dia datang ke wilayah di lereng Merbabu sisi timur itu untuk menyebarkan agama Islam.

Warga Padati Ganti Selimut Makam Maulana Ibrahim di Lereng MerbabuFoto: Ragil Ajiyanto/detikcom

Acara diawali dengan kirab budaya dari rumah kepala desa setempat menuju komplek makam. Sampai di makam, langsung dilakukan prosesi penggantian lurup makam. Wakil Bupati Boyolali, M Said Hidayat, ikut mengganti kain lurup makam Syekh Maulana Ibrahim Maghribi.

Warga Padati Ganti Selimut Makam Maulana Ibrahim di Lereng MerbabuFoto: Ragil Ajiyanto/detikcom

Warga setempat juga menggelar sadranan atau kenduri. Mereka membawa nasi tumpeng, ingkung ayam berikut lauk-pauk. Setelah didoakan kemudian nasi itu dibagikan kepada para pengunjung atau peziarah yang datang dari berbagai daerah dan luar kota.

Warga Padati Ganti Selimut Makam Maulana Ibrahim di Lereng MerbabuFoto: Ragil Ajiyanto/detikcom

Acara diakhiri dengan ngalap berkah yang paling dinanti pengunjung. Mereka berebut takir sesaji, potongan kain mori bekas lurup makam. Bahkan janur kuning, tebu wulung yang dipasang dicungkup makam juga diambil.
(mbr/mbr)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed