DetikNews
Jumat 13 Oktober 2017, 11:51 WIB

Suasana Duka Selimuti Pemakaman Banu, Suporter Persita di Pekalongan

Robby Bernardi - detikNews
Suasana Duka Selimuti Pemakaman Banu, Suporter Persita di Pekalongan Ayah Banu, Wastam berdoa di makam anaknya. Foto: Robby Bernardi
Pekalongan - Banu Rusman (17) Seorang suporter Persita Tangerang yang tewas akibat bentrokan setelah menyaksikan tim kesayangannya melawan PSMS Medan. Jenazah Banu dimakamkan siang ini Pekalongan.

Suasana duka sangat terasa. Pemakaman yang berlangsung di kampung halaman ayahnya, Wastam, ini dihadiri keluarga, warga, teman dan suporter bola Persip Pekalongan.

Kepada detikcom, Wastam mengaku tidak pernah menyangka anaknya akan meninggal dengan cara seperti itu.

"Saya tidak menyangkanya kejadian itu menimpa anak saya," jelas Wastam, Jumat (13/10).

Wajah Wastam nampak berduka mendalam atas kepergian anaknya. Kesedihan yang mendalam ini, nampak saat para petaziah meninggalkan areal makam, Wastam masih berada di gundukan tanah tempat peristirahatan terakhir anaknya.

Beberapa kali tangannya mengelus batu nisan anaknya sembari berdoa lirih.
Jenazah Banu, Suportes Persita dimakamkan di Pekalongan. Jenazah Banu, Suportes Persita dimakamkan di Pekalongan. Foto: Robby Bernardi

Sebelumnya, jenazah Banu Rusman tiba di kampung halaman orangtuanya pada Jumat (13/10) sekitar pukul 04.00 dini hari. Turut serta dalam rombongan dari Tangerang ini kakak ipar korban yakni Aryadin.


Banu sendiri besar dan tinggal di Tangerang tempat kakaknya. Sedangkan Wastam tinggal di Pekalongan.

Banu Rusman, diketahui tewas akibat bentrokan usai pertandingan pada Rabu (11/10). Korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun akhirnya meninggal. Selain Banu, 18 suporter lainnya juga dibawa ke rumah sakit akibat kerusuhan itu.
(sip/sip)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed