DetikNews
Rabu 11 Oktober 2017, 21:51 WIB

Operasional Proyek SGT-01 di Blora Tak Terpengaruh Insiden Brimob

Arif Syaefudin - detikNews
Operasional Proyek SGT-01 di Blora Tak Terpengaruh Insiden Brimob Foto: Arif Syaefudin
Blora - Pasca terjadinya insiden penembakan dan bunuh diri anggota Brimob di lokasi proyek Sarana Gas Trembul (SGT)-01 yang berada di Dukuh Canggah Desa Trembul Kecamatan Ngawen, Blora, Pertamina yang membawahi proyek tersebut tetap melanjutkan aktivitas seperti semula.

Kegiatan pengeboran sumur minyak tersebut kembali dibuka pada Rabu (11/10/17) sekitar pukul 14.30 WIB. Meskipun kondisi di lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi, tanda larangan melintas.

"Hari ini kami berkordinasi dengan pihak KSO Trembul untuk memastikan kejelasan informasi di lapangan. Dan sesuai informasi rekan-rekan KSO Trembul operasi pengeboran kembali berjalan," tutur Agustinus, Asset 4 Legal & Relation PT Pertamina EP, dalam siaran persnya, Rabu (11/10/17).

Sementara itu, Pandjie Galih Anoraga, Humas PT Pertamina EP menyebutkan, akibat insiden yang menewaskan tiga orang anggota Brimob tersebut, cukup mempengaruhi kinerja di lingkup proyek. Terlebih, posisi tepat TKP merupakan posisi strategis kegiatan operasional proyek.

"Sebenarnya juga berpengaruh, tapi kita masih bisa netralisir. Soal penyidikan yang akan dilakukan pihak kepolisian kami tetap kasih ruang, dan harapannya tidak mempengaruhi proses kinerja perusahaan," terangnya kepada detikcom.

Ia pun memastikan, pengamanan di lokasi proyek yang melibatkan personil Brimob akan tetap dilanjutkan dengan penggantian personil lainnya. Warga juga diminta agar tetap tenang, usai kejadian tersebut.

"Kerjasama dengan pihak aparat tentu tetap dilakukan karena ini merupakan objek vital nasional," pungkasnya.
(bgs/bgs)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed