"Kami yakin, 12 kambing yang menjadi korban diserang hewan liar," kata Kepala Dukuh Duwet, Desa Purwodadi, Taufik, saat dihubungi wartawan, Selasa (10/10/2017).
Taufik menerangkan, 12 kambing yang mati ini milik empat warga Desa Purwodadi. Mereka yakni Kasiran dengan empat kambing mati dan satu terluka. Talip dengan satu kambing mati dan satu terluka. Ny Suti dengan tiga kambing mati, dan Parsoyo dengan empat kambing mati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapala Seksi Pemerintahan Desa Purwodadi, Suyanto mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih terus berupaya menekan serangan hewan liar terhadap kambing-kambing warga. Caranya dengan mengimbau agar warga mau membawa pulang kambingnya ke rumah. Bukan di kandang yang berjauhan dengan tempat tinggal.
Memang kebanyakan warga Desa Purwodadi selama ini membuat kandang ternaknya di ladang dan hutan. Tujuannya agar ternak mereka dekat dengan sumber pakan. Namun belakangan ini banyak ternak warga mati secara misterius di kandangnya.
"Ya kami (sudah) mengimbau," jelasnya.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Suseno Budi menambahkan, pihaknya akan segera berkordinasi dengan UPT Puskeswan Kecamatan Tepus. Untuk mencari tahu detail kematian ternak milik warga tersebut. (bgs/bgk)











































