Banjir di Cilacap Akibat Cuaca Ekstrem

Banjir di Cilacap Akibat Cuaca Ekstrem

Arbi Anugrah - detikNews
Sabtu, 07 Okt 2017 14:51 WIB
Banjir di Cilacap Akibat Cuaca Ekstrem
Foto: Arbi Anugrah/detikcom
Cilacap - Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap menyebutkan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah akibat cuaca ekstrem. Curah hujan yang turun di wilayah yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Barat itu tinggi selama dua hari terakhir ini.

"Termasuk cuaca ekstrim, curah hujan tercatat 171,6 milimeter di Stasiun Meteorologi Cilacap," kata Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap Teguh Wardoyo dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Sabtu (7/10/2017).

Menurutnya di wilayah Jeruk Legi curah hujan tercatat 298 milimeter. Kemudian di wilayah Binangun serta Kroya tercatat 108 milimeter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, kondisi tersebut termasuk dalam kategori hujan ekstrim karena sudah mencapai di atas 100 milimeter per hari dan untuk wilayah Cilacap bagian selatan saat ini memang sudah memasuki musim penghujan.

"Hari ini masih ada peluang hujan sampai sore hari dengan intensitas ringan hingga lebat," katanya.

Dia juga menghimbau kepada warga Cilacap agar tetap waspada terutama bila hujan mulai turun. Warga yang tinggal di daerah rawan banjir agar tetap siaga.

"Karena sudah mulai turun hujan maka harus tetap waspada. Hujan ekstrem bisa saja terjadi setiap waktu," katanya.

Sementara BPBD Cilacap, PMI, Basranas dan Lanal Cilacap terus melakukan pemantauan di beberapa daerah yang mengalami banjir terutama di Desa Kali jeruk Kecamatan Kawunganten. Di desa itu ketinggian air mencapai 1,5-2 meter. Puluhan warga yang rumahnya kebanjir mulai mengungsi untuk sementara waktu. (arb/bgs)


Berita Terkait