Rumah yang rusak tersebut merupakan milik Miskam (40)dan tiga rumah lainnya terancam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kapala Desa Prendengan Muhammad Faturrahman mengatakan, longsor yang terjadi di wilayahnya karena tingginya intensitas hujan. Beruntung, saat kejadian, tiga orang yang menghuni rumah tersebut sedang tidak berada di dalam rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, warga melakukan kerja bakti membersihkan material longsor. Selain itu juga dilakukan penguatan tabing setinggi 5 meter dengan panjang 20 meter. Sebab, jika hal tersebut tidak segera dilakukan mengancam tiga rumah yang berada di bawahnya.
"Karena intensitas hujan kemungkinan masih tinggi, sehingga tebing harus dikuatkan. Karena mengancam tiga rumah warga," tuturnya. (sip/sip)










































