detikNews
Senin 02 Oktober 2017, 17:35 WIB

Hari Batik Nasional

Serat Glugu, Motif Batik Khas Boyolali

Ragil Ajiyanto - detikNews
Serat Glugu, Motif Batik Khas Boyolali Batik Glugu khas Boyolali. (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali - Serat glugu atau pohon kelapa yang terlihat sederhana ternyata bisa menjadi inspirasi motif batik yang menawan. Kemunculan batik glugu sebagai motif baru dalam seni kerajinan batik, semakin menambah kekayaan motif batik sebagai batik khas Boyolali.

Batik dengan ciri khas seratan kayu pohon kelapa itu pun sudah dapat diterima masyarakat luas. Sejumlah instansi pemerintah, swasta dan perorangan telah menggunakan batik glugu sebagai seragam resmi.

Tak hanya itu, batik glugu yang unik ini pun telah menjadi batik khas Boyolali. Bahkan, menjadi batik ikon Boyolali dan digunakan sebagai salah satu seragam Pegawai Pemkab setempat. Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) juga menggunakannya sebagai seragam.

Serat Glugu, Motif Batik Khas BoyolaliFoto: Ragil Ajiyanto/detikcom

Merek batik glugu resmi menjadi hak milik Muhammad Amin, warga Dukuh Godeng RT 01/04 Desa Ngenden, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, yang dikeluarkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tahun 2011 lalu. Sejak pertama kali usaha batik ini dirintis tahun 2010 lalu, kini sudah ribuan motif diciptakan oleh Muhammad Amin.

"Sudah 3.000-an motif," imbuh Rohayati, istri Muhammad Amin, Senin (2/10/2017).

Motif batik glugu yang dikembangkannya tersebut, dilakukan dengan sistem batik cap. Namun sejumlah motif juga dipadupkan dengan batik tulis. "Kami padukan juga dengan batik tulis," jelas Rohayati.

Serat Glugu, Motif Batik Khas BoyolaliFoto: Ragil Ajiyanto/detikcom

Menurutnya, ide kretaif membuat motif batik glugu setelah sekitar 10 tahun berkecimpung dalam bisnis mebel berbahan kayu glugu. Dari kesehariannya melihat seratan kayu glugu itu, akhirnya muncul ide untuk diterapkan pada kain.

"Serat kayu glugu ini sangat unik, mempunyai motif yang sangat banyak, mencapai ribuan. Setiap kayu yang dibelah, motifnya berbeda-beda," ujar Muhammad Amin.

Akhirnya menjadi motif batik glugu yang kini sudah semakin dikenal masyarakat luas. Jenis pohon kelapa yang berbeda, jelas dia, motifnya juga berbeda. "Kalau kelapa merah, seratannya lebih padat. Sedangkan kelapa hijau seratannya jarang," jelasnya.
(mbr/mbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com