Berebut Nasi Jangkrik Penuh Berkah di Masjid Menara Kudus

Wikha Setiawan - detikNews
Sabtu, 30 Sep 2017 14:31 WIB
Berebut nasi jangkrik di Kudus. Foto: Wikha Setiawan
Kudus - Tradisi pembagian nasi jangkrik di Komplek Masjid Menara Kudus diserbu ribuan warga. Mereka rela berdesakan demi mendapatkan nasi bungkus yang diyakini membawa berkah.

Warga yang sudah berkumpul sejak pagi hari tidak sabar dan khawatir tidak kebagian nasi jangkrik. Mereka terus merangsek ke barisan depan dan menembus pagar jaga, sehingga menimbulkan situasi kurang kondusif.

Petugas jaga pun segera melakukan evakuasi lansia dan anak-anak yang sempat terinjak warga lain.

Nasi jangkrik sendiri merupakan nasi yang dibungkus daun jati dengan lauk daging kerbau atau kambing. Lauk tersebut dimasak menggunakan bumbu garam asam atau yang akrab disebut bumbu jangkrik. Dari sinilah, disebut nasi jangkrik.

Siti Aisyah, seorang warga mengatakan bahwa ia rela mengantre dan berdesakan demi mendapatkan nasi jangkrik.

"Saya datang bersama anggota keluarga yang lain. Ini sudah tradisi tahunan," ujarnya, Sabtu (30/9/2017).

Warga meyakini, nasi jangkrik dapat membawa berkah Tuhan melalui Sunan Kudus.

"Nantinya dibawa pulang untuk dimakan bersama keluarga, semoga mendapat berkah," lanjutnya.

Tradisi bagi nasi jangkrik sendiri adalah rangkaian buka luwur Sunan Kudus yang dilaksanakan tiap 10 Muharam, untuk menandai penggantian kelambu makam Sunan Kudus. Setelah doa, sekitar 30 ribu nasi jangkrik dibagikan kepada warga.

"Tradisi ini memang sudah rutin dilakukan, dan saya selalu menyempatkan diri untuk menyaksikan, bahkan ikut berebut nasi jangkrik," tandas Putri Pungkas Sari, Mahasiswi STAIN Kudus asal Jepara. (sip/sip)