Nonton bareng (Nobar) dan salat isya berjamaah ini terlaksana atas kerjasama pengurus Masjid Darussalam dengan Kodim 0716 Demak. Siang ini, sudah ada 600 undangan yang tersebar.
Ketua Panitia Nobar, Azam Lutfiyanto menuturkan bahwa pemutaran film G30S/PKI ini menjadi media pembelajaran sejarah dan isu kekinian terhadap masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nobar nanti malam, lanjut dia, akan berlangsung sederhana namun meriah di masjid yang terletak di sebelah Kantor Pemkab Demak ini. Penonton yang hadir berkumpul duduk di atas tikar dan menyaksikan film melalui layar putih selebar 2x1,5 meter persegi.
"Nanti kami pause satu sampai dua kali untuk pembagian doorpise. Memang sederhana, tapi akan berlangsung meriah," papar dia.
Untuk penonton akan datang dari kalangan masyarakat umum, simpatisan Muhammadiyah dan pemuda di sekitar lokasi.
"Untuk anak-anak memang tidak kami libatkan, karena sesuai arahan Mendikbud," imbuhnya.
Pihaknya berharap, pemutaran film G30S/PKI ini dapat memberikan kesadaran bagi masyarakat tentang pentingnya sejarah.
"Syukur-syukur dapat menebalkan rasa nasionalisme," pungkasnya. (sip/sip)











































